Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Uskup Pujasumarta Imbau Umatnya Bersikap Cerdas

Johannes Pujasumarta meminta umat Katolik di Temanggung, Jawa Tengah, bersikap cerdas dan tidak terpancing emosi

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Gusti Sawabi
Memuat video…
TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG - Uskup Agung Semarang Monsinyur Johannes Pujasumarta meminta umat Katolik di Temanggung, Jawa Tengah, bersikap cerdas dan tidak terpancing emosi terkait amuk massa pascavonis kasus penistaan agama.

"Saya minta umat bersikap cerdas dan tidak emosi, juga tidak membalas kekerasan dengan kekerasan," imbau Johannes Pujasumarta di Magelang, Selasa (8/2/2010).

Tiga gereja dan satu kompleks pendidikan kristen di Temanggung, serta sejumlah kendaraan bermotor dirusak massa pascaputusan sidang penistaan agama dengan terdakwa Antonius Richmond Bawengan (50). Pada sidang Selasa siang itu terdakwa divonis hukuman lima tahun penjara.

Pujasumarta menyesalkan terjadinya amuk massa yang dinilai tak sesuai kehidupan masyarakat yang beradab. "Kalau ada masalah, selalu harus diselesaikan secara tepat, tidak dengan jalan kekerasan," tegas Uskup Agung Semarang.

"Peristiwa Temanggung, sebagai pelajaran semua orang, bahwa tindak kekerasan dengan merusak milik orang lain, bukan solusi yang cerdas untuk menyelesaikan suatu masalah. Akal budi yang sehat dan hati nurani yang jernih tetap dapat menjadi pemandu setiap orang dalam hidup bersama yang berakhlak mulia," jelasnya.

"Saya minta semua pihak menahan diri, tidak membalas kekerasan dengan kekerasan," seru Uskup Agung Semarang Monsinyur Pujasumarta. Ia juga minta, terutama umat dan kalangan gereja setempat menyampaikan kabar peristiwa itu secara memadai agar situasi tetap kondusif.

Uskup Agung Semarang Monsinyur Pujasumarta mengajak umat berdoa kepada Allah agar setiap orang tetap mengutamakan kehendak-Nya, membangun hidup bermasyarakat yang bermartabat dan beradab.

Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang, Romo P Riana Prapdi sudah berada di Temanggung untuk melihat keadaan gereja setempat dan mengumpulkan berbagai informasi untuk dilaporkan kepada dirinya.

"Hingga saat ini (sekitar pukul 20.00 WIB) saya masih menunggu laporan Romo Riana yang tadi saya utus ke Temanggung," tutur Uskup Agung Semarang Monsinyur Pujasumarta.
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas