Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pesawat Digergaji untuk Keluarkan Korban

Evakuasi korban pesawat Cassa C212-100 yang jatuh di Bintan memilukan.Pesawat harus digergaji untuk mengeluarkan jenazah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Laporan Patrick Wartawan Tribun Batam, Nababan/Widodo

TRIBUNNEWS.COM, BINTAN - Evakuasi korban pesawat Cassa C212-100 yang jatuh di Bintan memilukan. Petugas kesulitan mengeluarkan jenazah yang kondisinya sudah luka, terjepit. Kondisi pesawat juga hancur.

Petugas pun bersusah payah mengeluarkan kelima korban tersebut. Korban pertama yang berhasil dievakuasi dari dalam pesawat adalah Suroto. Korban berhasil dikeluarkan setelah tim penyelamat dua jam bergulat memotong bagian belakang pesawat.

Korban kedua yang berhasil dievakusi adalah Hendro Sutanto. Jenazah Hendro Sutanto dikeluarkan dari dalam pesawat setelah tim berhasil memotong kursi bagian belakang yang menghimpit korban. Untuk mengeluarkan Hendro, tim butuh waktu tiga jam.

Tak lama kemudian, tim penyelamat berhasil mengeluarkan Sahrul Nasution. Sahrul berhasil dievakuasi setelah tim berhasil mengeluarkan seluruh kursi pesawat.

Masalah kembali dihadapi oleh tim evakuasi saat harus mengeluarkan tubuh pilot Capt Fadlul Karim dan dan copilot Reza Bakalau. Penyebabnya adalah kepala pesawat tempat pilot dan copilot berada di dalam lumpur rawa-rawa.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Batam
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas