Air Molek-Peranap Tiap Hari Nyaris Minta Tumbal
Kerusakan Jalan lintas tengah, terutama dari Air Molek menuju Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) telah mencapai titik terparah.
TRIBUNNEWS.COM, RENGAT - Kerusakan Jalan lintas tengah, terutama dari Air Molek menuju Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) telah mencapai titik terparah. Akibatnya, keselamatan pengguna jalan sering terancam. Bahkan nyaris setiap hari jenis kendaraan berat terbalik yang berbuntut terjadinya kemacetan.
Pantauan Tribun, kerusakan di jalur Air Molek-Peranap mencapai puluhan titik dengan membentuk lubang-lubang besar yang mengangga. Upaya penimbunan yang dilakukan pihak terkait sebelumnya tidak terlalu membuahkan hasil.
Sebab, kendaraan berat seperti pengangkut kayu log bahan baku bubur kertas, CPO, batu bara dan tanda buah segar (TBS), melintas cukup padat. Kendaraan berat yang melintas itu diduga tidak sebanding dengan kelas jalan.
Pada Selasa (22/3/2011), satu unit truk pengangkut TBS terbalik di daerah Peranap. Truk terbalik disebabkan lubang besar yang menganga dan tonase berlebihan. Kejadian seperti itu hampir setiap hari terjadi.
"Kerusakan jalan lintas Air Molek-Peranap membahayakan keselamatan masyarakat. Karena itu, kami minta pemerintah segera memperbaiki agar masyarakat nyaman berkendara," kata Hendri, warga Peranap.(*)