Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi dan Tim Pertamina Selidiki Penyebab Kebakaran

Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) tengah melakukan pemeriksaan penyebab terbakarnya tangki minyak PT Pertamina

Tayang:
Baca & Ambil Poin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) tengah melakukan pemeriksaan penyebab terbakarnya tangki minyak PT Pertamina (Persero) di Cilacap.


"Penyebabnya sedang dalam proses polisi dengan forensik kita," ungkap Menteri BUMN Mustafa Abubakar di kantor Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/4/2011).

Karena proses pencarian penyebab kebakaran masih dilakukan, maka masih belum diketahui apa yang menyebabkan terbakarnya tangki minyak Cilacap.

"Belum, jadi penyebabnya sedang dalam proses polisi dengan forensik kita belum bisa menyimpulkan kita tunggu saja dulu," jelasnya kemudian.

Mustafa juga menyebutkan kondisi api di tangki 31 T-7 Cilacap mulai mengecil. "Memang api sudah lebih kecil td malam sampai jam 9 saya melakukan pemantauan pagi ini kondisi sudah lebih baik dari kemarin," ujarnya.

Sementara itu, sebelumnya Mochamad Harun, VP Corporate Communication, Selasa (5/4/2011)menjelaskan, hingga pukul 18.00 WIB, petugas masih berjibaku melakukan proses pemadaman dan melokalisir titik api. "Pertamina juga terus mengupayakan pemadaman terhadap tangki 31 T-7 dengan menggunakan foam secara terus menerus. Saat ini  tinggi kobaran api di tangki 31 T-7 sudah mulai berkurang," ungkapnya.

Proses pemadaman api juga dilakakukan dengan mengerahkan sejumlah alat seperti Fire Truck Ladder (Snorkel) dan alat lainnya. Semua peralatan yang dimiliki  digunakan maksimal untuk membentuk tirai air di tangki 32 T-104 sehingga dapat menahan hawa panas dari api di tangki 31 T-7.

Selain itu, Pertamina pun terus menambah pasokan foam dari beberapa lokasi dan menjaga suplai air dalam jumlah besar sehingga bisa memenuhi kebutuhan operasional terminator.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagaimana diketahui, sebelumnya, api di tangki 31 T-7 sudah berhasil dipadamkan pada pukul 10.35 WIB. Namun karena angin yang cukup besar membuat fluida panas yang tersisa di dalam tangki 31 T-7 memecah
foam yang sudah menutupi permukaan fluida.

Tangki 31 T-7 merupakan tangki terakhir yang terbakar setelah sebelumnya tangki 31 T-2 dan tangki 31 T-3 sudah padam sejak Minggu (3/4/2011) lalu.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas