Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BNPT Telusuri Track Record Kelompok Pelaku Bom Bunuh Diri

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Ansyaad Mbai mengaku pihaknya akan menelusuri data berisi track record kelompok-kelompok

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: M. Ismunadi
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Ansyaad Mbai mengaku pihaknya akan menelusuri data berisi track record kelompok-kelompok yang biasanya melakukan bom bunuh diri seperti yang terjadi di Masjid Mapolresta Cirebon, Jawa Barat, Jumat (15/4/2011). Sejauh ini, BNPT menduga pelaku bom bunuh diri itu adalah jaringan lama.

"Untuk mengetahui siapa pelakunya, tentu harus tertangkap dulu. Kalau pelaku belum tertangkap, kami bisa melihat file atau track record siapa yang biasanya melakukan aksi seperti itu," ungkap Ansyaad Mbai dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, Jakarta, Jumat (15/4/2011).

"Track record kelompok yang biasa melakukan itu sudah cukup banyak. JAdi sementara ini kita menduga. Tapi dugaan itu akan gugur setelah terbuka fakta yang sebenarnya," lanjutnya.

Ansyaad Mbai mengatakan terkait target bom bunuh diri yang adalah tempat ibadah umat Islam, hal itu bukan menjadi modus operandi pelaku. Masjid hanyalah soal tempat yang menjadi target bom tersebut.

"Dan tadi Pak Menko sudah betul sekali menyebutkan bahwa itu bukan yang pertama kali. Masjid menjadi target tahun 1998 Masjid istiqlal. Tahun 2000 Masjid Agung Yogya tapi gagal meledak. Jadi bukan hal yang baru," tegas Ansyaad Mbai.

"Jadi modus operandi seperti ini, itu sudah menjadi modus operandi kelompok-kelompok yang selama ini melakukan itu. Tetapi sekali lagi ini bukan kesimpulan akhir, tapi kita harus punya dugaan berdasarkan track record, berdasarkan file, dan hasil-hasil investigasi pengadilan selama ini," imbuh Ansyaad.
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas