Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapolda Jawa Barat Akui Polisi Kecolongan

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suparni Parto mengakui adanya kelemahan dalam sistem penjagaan di Mapolres Cirebon

Tayang:
Baca & Ambil Poin
TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suparni Parto mengakui adanya kelemahan dalam sistem penjagaan di Mapolres Cirebon terkait adanya ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Masjid di lingkungan Mapolres Cirebon, Jumat (15/4/2011).

Suparni menyebut, masjid itu memang sudah lazim digunakan oleh warga untuk menunaikan salat. Meski begitu, longgarnya penjagaan diakuinya sebagai satu bentuk kelemahan.

"Ya itu satu di antara kelemahan yang dimiliki," ujar Suparni saat diwawancara lewat sambungan telepon oleh sebuah stasiun televisi.

Akibat ledakan tersebut, sementara dilaporkan satu orang dilaporkan meninggal dunia dan sejumlah lainnya luka-luka termasuk Kapolres Cirebon, Ajun Komisaris Besar Herukoco. Walikota Cirebon, Subandi menyebut meski terluka Kapolres meski tak serius.

Kabar terakhir, Kapolda menyebut jumlah korban luka baik ringan maupun luka berat mencapai 25 orang.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas