Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Awasi Bom Hingga ke Pasar Tradisional

Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) makin meningkatkan kewaspadaan dengan memperketan pengamanan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Alfred Dama
Laporan Wartawan Tribun Timur, Edi Sumardi

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Pasca ledakan bom bunuh diri di Polres Cirebon Kota, Jumat (15/4/2011) lalu, Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) makin meningkatkan kewaspadaan dengan memperketan pengamanan.

Selain mengamankan tempat ibadah dan objek vital serta fasilitas umum, kini aparat kepolisian dari Polda Sulsel juga melakukan pengamanan hingga ke pasar tradisional.
Ketatnya pengamanan ini untuk mempersempit gerak pelaku pemboman atau teroris.

Hal ini diungkapkan Kapolda Sulsel, Irjen Johny Wainal Usman kepada Tribun, Minggu (17/4/2011) di Mako Detasemen A Sat Brimob Polda Sulsel, Jl Sultan Alauddin, Makassar.

"Saya telah meminta untuk terus dilakukan pengamanan oleh aparat yang berseragam lengkap dan berseragam sipil. Intelijen kami sudah menyebar dengan pakaian sipil dan saya tidak usah menyebut siapa mereka dan berapa jumlahnya. Yang menjadi objek pengamanan itu, tempat hiburan malam, tempat rekreasi, mal, pasar tradisional, dan tempat ibadah," kata mantan Dan Sat Brimob Polda Papua ini.

Semua objek pengamanan tersebut sebelumnya memang menjadi sasaran teror bom, kecuali pasar tradisional. Sebelumnya, tempat hiburan malam dan objek wisata yang menjadi sasaran bom berada di Bali, Mal Ratu Indah juga pernah menjadi sasaran bom, serta sejumlah gereja di Indonesia serta masjid di Mapolres Cirebon Kota.

Aparat keamanan telah diterjunkan ke lokasi yang menjadi objek pengamanan dan dinilai rawan terhadap aksi teror sejak, Jumat (15/4/2011). Sebelumnya, ada pula pengamanan untuk mencegah aksi teror, namun diakui Kapolda tidak seketat sekarang ini.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas