Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Keraton Kanoman Tidak Bisa Ikut Tanggung Jawab

Pangeran Raja Mochamad Saladin mengatakan tindakan Muchammad Syarief (31) yang melakukan bom bunuh diri, merupakan tindakan pribadi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sonny Budhi Ramdhani
TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Pangeran Raja Mochamad Saladin mengatakan tindakan Muchammad Syarief (31) yang melakukan bom bunuh diri di Masjid Adz-Dzikra di Markas Polisi Resor Kota Cirebon, merupakan tindakan pribadi.

Pihak Keraton Kanoman tidak bisa dikaitkan untuk ikut memikul tanggung jawab akan hal tersebut.

"Keberadaan keraton tidak sepenuhnya bisa dikaitkan untuk ikut memikul tanggung jawab tersebut. Namun kami tetap merasa prihatin bila ada kasus-kasus hukum yang menimpa anggota kerabat keraton," tukasnya.

Sesepuh Kasultanan Kanoman, Pangeran Raja Mochamad Saladin, membenarkan bahwa Muchammad Syarief, (31), masih kerabat Keraton Kanoman.

Kepada wartawan di Cirebon, Minggu (17/4/2011) malam, Saladin mengatakan, MS merupakan putra dari Ratu Srimulat (56) yang memang kerabat Keraton Kanoman.

Diakui dia, kendati salah satu kerabatnya diduga terlibat aksi bom bunuh diri yang melukai sekitar 30 orang, pihak Keraton Kanoman menyerahkan sepenuhnya persoalan tersebut kepada aparat kepolisian.

"Di mata hukum, semua warga negara sama. Bila memang benar MS terbukti pelakunya, kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum," papar Pangeran Raja Mochamad Saladin yang juga kakak dari Sultan Kanoman XII, Muhammad Emirrudin.

Menurut dia, semua dampak persoalan hukum seluruh kerabat keraton yang dilakukan secara pribadi merupakan tanggung jawab personel.

Rekomendasi Untuk Anda

Pelaku aksi bom bunuh diri mulai memperoleh titik terang. Pelaku diduga bernama Muchammad Syarief, warga Gang Rara Kuning II, RT 03/ RW 6, Kampung Astanagarib Utara, Kelurahan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, Jawa Barat.

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas