Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Muchamad Syarif Pernah Tendang Orang Saat Waktu Salat

Aksi Muchamad Syarif sangat mencolok tiap kali aksi menentang kemaksiatan dan pemberantasan minuman keras.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Y Gustaman
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Aksi Muchamad Syarif sangat mencolok tiap kali aksi menentang kemaksiatan dan pemberantasan minuman keras. Ketua Gerakan Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat (GAPAS) Cirebon, Andi Mulya, mengakui kerap ikut aksi kendati bukan anggota.

"Muchamad Syarif itu memang ikut, waktu aksi penyerangan Alfamart (daerah Kesambi). Tapi dia kabur ke luar kota. Saya tahu dari teman-temannya," ujar Andi kepada wartawan saat ditemui di ruangan GAPAS di komplek Masjid Agung At Taqwa, Cirebon, Senin (18/4/2011).

Menurut Andi, waktu penyisiran minuman keras di Alfamart bukan mengatasnamakan GAPAS, melainkan dari berbagai organisasi pengurus masjid. Ia mengaku terakhir kontak dengan Syarif satu setengah tahun lalu.

"Waktu itu dalam konteks aksi sidang Ahmad Tantowi, yang disidangkan dalam kasus aliran sesat surga eden. Memang waktu aksi di pengadilan atas nama GAPAS. Tapi kita tidak pernah mengundang Syarif karena dia bukan anggota," imbuhnya.

Terkait aksi Syarif yang dipastikan pelaku bom bunuh diri di masjid Al Zikro, komplek Mapolresta Cirebon, Jumat pekan lalu, GAPAS sangat mengutuknya.

Di mata Andi, Syarif adalah seorang dengan temperamen tinggi. "Dia pernah menendang orang tidur saat tiba waktu salat. Dia ada memang ada kelainan," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas