Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
Live
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Astaga, Bocah-bocah Kecil Ini Pesta Seks

Tidak terima anaknya mengalami tindak pencabulan, Saman, warga Jl Depaten Baru 28 Ilir, Palembang melapor ke Polsek IB II, Rabu (20/4/2011)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Alfred Dama
Memuat video…
Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Ardiansyah

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Tidak terima anaknya mengalami tindak pencabulan, Saman, warga Jl Depaten Baru 28 Ilir, Palembang melapor ke Polsek IB II, Rabu (20/4/2011).

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, tindak pencabulan tersebut terjadi tiga kali di tiga tempat yang berbeda. Perbuatan mirip pesta seks para boca ini pertama terjadi sekitar sebulan lalu di Lrg Peluncuran.

Saat itu keenam bocah berinisial Sw (12), Ad (12), By (12), Ih (12), Udn (12) dan Yg yang semuanya lelaki ini berpasang-pasangan yakni Sw dan Ad, By dan Ih, Ud dan Yg dan melakukan tindakan asusila.

Berselang dua minggu setelah kejadian pertama, tindakan asusila kembali terjadi di lokasi berbeda yakni di rumah Damomon, salah seorang warga yang beralamat di 28 Ilir.

Udn, bocah putus sekolah memaksa Yg dan Nb, bocah wanita yang masih berusia lima tahun melakukan tindak asusila. Hal itu disaksikan dua bocah lain yakni Sy dan Ad.

Aksi ketiga terjadi masih di rumah Damomon. Kala itu di rumah Damomon sedang ada hajatan dan di bawah tenda hajatan inilah para bocah tersebut kembali melakukan tindak asusila. Ud memaksa Yg melayaninya dan aksi ini disaksikan Kn dan Nrd, dua bocah lelaki lain.

"Memang kami melakukannya tapi berpasang-pasangan," ujar Ud, bocah yang diduga melakukan pencabulan saat ditemui di Mapolsek IB II.

Rekomendasi Untuk Anda

Kapolsek IB II, Kompol Trie Aprianto yang dikonfirmasi mengatakan saat ini seluruh orangtua dari para bocah dipanggil ke Polsek IB II untuk dilakukan mediasi agar tak terjadi kesalahpahaman. Apalagi salah satu orangtua masih tak terima atas tindakan asusila tersebut.

Sumber: Sriwijaya Post
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas