Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anak Kedua Arif Terus Menangis Saat Rumah Digeledah Densus 88

Azhar merasa sedih karena tidak bisa bertemu sang ibu. Padahal dia baru saja pulang dari sekolah di Sumber, Kabupaten Cirebon.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Harismanto
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ida Romlah
TRIBUNNEWS.COM, CIREBON
- Azhar (10), anak nomor dua tersangka terorisme Arif Budiman (41) terus menangis, Kamis (28/4/2011) siang di rumah tetangga. Dia tak henti-hentinya menangis karena ingin bertemu dengan ibunya, Casmirah (39).

Azhar merasa sedih karena tidak bisa bertemu sang ibu. Padahal dia baru saja pulang dari sekolah di Sumber, Kabupaten Cirebon.

"Dia menangis ingin ketemu ibunya. Sementara ibunya ada di rumah menyaksikan penggeledahan," ujar Iwan, tetangga Arif, beberapa saat lalu.

Menurut Iwan, Azhar baru duduk di bangku SD kelas 4. Setiap hari dia diantar-jemput ke sekolah oleh bapaknya, Arif. Namun semenjak Arif dibawa Densus 88 Minggu (24/4/2011), Azhar diantar-jemput oleh saudara dari ibunya.

Rumah tinggal Arif di Jalan Suratno No 11 RT 01 RW 01, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon kembali digeledah Densus 88, Kamis (28/4/2011). Penggeledahan dilakukan sejak pukul 13.00 dan hingga saat ini masih berlangsung. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas