Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

MA 60 Dipakai Negara Berkembang

Pesawat Xian MA 60 banyak dipakai di sejumlah negara berkembang. Seperti dilansir dari Wikipedia, di samping Indonesia dengan maskapai

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pesawat Xian MA 60 banyak dipakai di sejumlah negara berkembang.  Seperti dilansir dari Wikipedia, di samping Indonesia dengan maskapai Merpati, pesawat yang diproduksi oleh Xian Aircraft Company yang berada di Provinsi Shaanxi juga di negara Bolivia (TAM - Transporte Aéreo Militar),  Republic Congo (Air Congo).  

Kemudian Laos (Lao Airlines), Filipina (Zest Airways),  Zambia (Zambian Air Force), Zimbabwe (Air Zimbabwe), Ekuador  (Ecuador Air Force).  Sementara di tempat asalnya sana, pesawat jenis ini dipakai untuk  Civil Aviation Flight University of China, Okay Airways, Joy Air,  Sichuan Airlines, Wuhan Airlines.

Pesawat ini memiliki izin dari Civil Aviation Administration of China pada Juni 2000, dan pesawat pertama dikirim ke Sichuan Airlines pada bulan Agustus 2000. Pada Oktober 2006, XAC menerima Pesanan sebanyak 90 unit Pesawat MA60, tapi perusahaan ini baru mengirim 23 unit pada akhir tahun 2006 dan menyetujui pengiriman 165 unit pada akhir tahun 2016.

Seperti diberitakan pesawat Merpati MA 60 dengan nomor registrasi PKMZK jatuh di laut dekat Bandara Kaimana, Papua, Sabtu (7/5/2011), pukul 14.00 WIT.

Pesawat dengan nomor kode MZ8968, rute Sorong-Kaimana itu membawa 21 penumpang, 18 penumpang dewasa, dua bayi dan satu anak-anak. Sementara kru pesawat tercatat 6 orang yakni Capt Purwandi Wahyu (pilot),  Paul Nap (co pilot), Sumaryani (pramugari), Indriyana Puspasari (pramugari), sedangkan dua teknisinya Joko dan Dadi Tarsidik.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas