Hah! 1.400 PNS Cirebon Diduga Terlibat NII
Kepala BKD Jabar, Solihin, mengatakan, ia masih memerlukan informasi yang akurat dan tepat terkait adanya keterlibatan 1.400 PNS Cirebon di NII
Editor:
Harismanto
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat, Solihin, mengatakan, pihaknya masih memerlukan informasi yang akurat dan tepat terkait adanya keterlibatan 1.400 PNS di Cirebon yang disebut-sebut sebagai anggota Negara Islam Indonesia (NII).
"Dalam waktu dekat kita akan mengadakan pertemuan dengan BKD kabupaten/kota, salah satunya membahas isu keterlibatan 1.400 pegawai negeri sipil (PNS) Cirebon dalam gerakan NII," katanya Jumat (13/5/2011) di Kantor BKD Jalan Ternate.
Solihin mengatakan, pertemuan akan digelar dengan seluruh BKD kota/kabupaten se-Jawa Barat pada Senin-Rabu pekan depan. "Benar tidaknya soal PNS yang di Cirebon, saya baru baca di media, nanti akan dirapatkan kebetulan ada penerimaan IPDN. Saya belum dapat kabar dari Kepala BKD Cirebon. Soal by name and by address-nya, kita harus hati-hati memvonis, belum tentu terbukti," katanya.
Ia mengatakan, keterlibatan PNS di NII memang sulit sekali dipastikan. "Jangan-jangan bukan di Cirebon saja, kita harus lakukan langkah antisipasi. PNS bukan tidak mungkin terlibat. Tetapi susah dilacaknya. Kalau dipecat, tidak mungkin karena tidak ada aturannya. Paling dipanggil, seharusnya dipanggil oleh ulama. Bukan pemaksaan, tetapi persuasif," katanya. (*)