Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Muncul Semburan Gas Baru di Kawah Timbang Gunung Dieng

TRIBUNNEWS.COM.COM, BANJARNEGARA - Warga Dusun Simbar Desa Sumberejo, Banjarnegara pagi ini diungsikan

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Yudie Thirzano

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Hanan Wiyoko

TRIBUNNEWS.COM.COM, BANJARNEGARA - Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, Selasa (31/5/2011) menemukan titik baru semburan beracun di Kawah Timbang Dusun Simbar Desa Sumberejo, Banjarnegara. Warga di dusun tersebut pagi ini diungsikan.

"Ada titik baru di kawah dengan aliran menuju ke arah barat," kata petugas pengamatan Gunung Api Dieng, Surip, Selasa pagi.

Temuan arah laju gas ke barat ini dianggap mengkhawatirkan penduduk di Dusun Simbar dan Serang yang berjarak sekitar 1,5 Kilometer dari arah kawah. Sebelumnya, gas CO2 bercampur asap terlihat bergerak sejauh 50 meter ke arah selatan.

Temuan semburan gas tersebut membuat warga dusun Simbar dan Serang dievakuasi. Lokasi pengungsian disiapkan di SMAN 1 Batur dan Balai Desa Batur.

"Keadaan sudah sangat berbahaya, warga harus dievakuasi," kata Kepala PVMBG, Surono, di Pos Pemantauan Gunung Api Dieng.

Surono mengatakan, gas tidak hanya keluar dari kawah saja, melainkan bisa keluar dari rekahan tanah yang ada di sekitar kawah. Ia menghimbau agar masyarakat tidak hanya menggunakan indikator ayam maupun kelinci untuk mendeteksi adanya gas.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebab, lanjutnya, gas bisa mengambang hingga 1-2 meter di atas permukaan tanah. Selain itu, bisa saja gas yang tak terlihat dan tidak berbau itu tidak tercium oleh manusia.

Saat ini, kata dia, konsentrasi gas menunjukan angka 0,65 persen volume. Padahal, pada saat dinaikan menjadi waspada konsentrasinya mencapai 0,1 persen volume. Batas aman gas dalam udara bebas yakni 0,05 persen volume.

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas