Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gubernur Kalsel Minta Disnakertrans Data TKI Kalsel

Kepala Disnakertrans Kalsel, Djumadi Mas Djaya diminta selama tiga hari memastikan berapa warga Kalsel yang terancam hukum pancung

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Harismanto

Laporan Wartawan Banjarmasin Post, Rendy Nicko
TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Munculnya nama-nama Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kalsel yang terancam hukuman pancung (qisas) di Arab Saudi mendapat perhatian serius dari Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Ariffin.

Terhitung mulai hari ini, Rudy pun memberikan batas waktu kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalsel, Djumadi Mas Djaya selama tiga hari memastikan berapa warga Kalsel yang terancam hukum pancung dan tersandung kasus hukum.

"Saya minta kepada Kadisnakertrans untuk menanyakan kepastian jumlah warga Kalsel itu ke Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Tenaga Kerja," ujarnya saat ditemui usai memimpin kegiatan coffee morning di Aula Bappeda Pemprov Kalsel, Rabu (22/6/2011). (*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas