Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Temukan 26 Bom Pipa Kelompok Pondok UBK

Hasil penyisiran, Tim Densus 88 Antiteror Polri dan Polda NTB menemukan 26 bom pipa yang telah dipreteli diduga milik

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil penyisiran, Tim Densus 88 Antiteror Polri dan Polda NTB menemukan 26 bom pipa yang telah dipreteli diduga milik kelompok Pondok Umar Bin Khatab Bima di sebuah bukit Batu Pahat, Wadu Pa'a, Desa Kananta, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, NTB, Selasa (19/7/2011), pukul 12.00 WITA.

"Ada 26 bom dari rakitan pipa. Sudah dicabuti sumbu-sumbunya, jadi sudah tidak aktif. Setelah pondok itu meledak, mereka lari. Sisa-sisa bom dibuang. Sisalah satu bukti di bukit Batu Pahat. Dibuang saja di jurang," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (19/7/2011).

Menurut Anton, sebelum dipreteli, puluhan bom rakitan itu diduga untuk menyerang kantor pemerintah dan kepolisian setempat. "(Bahan peledaknya) mereka sudah bongkar-bongkar," katanya.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar, bahwa temuan ke-26 bom ini didominasi casing bom pipa berbagai ukuran.

Yakni, 12 buah casing bom pipa ukuran 1,5 inci, 3 buah casing bom pipa ukuran 1,5 inci bentuk L, 6 casing bom pipa ukuran 1 inci bentuk L, dan 5 casing bom pipa ukuran 1 inci. Dari jumlah itu, ada casing bom pipa yang telah terisi bahan peledak.

"3 buah casing bom pipa ukuran 1,5 inci bentuk L, 2 di antaranya masih terisi bahan peledak, diamankan Tim Jibom (Penjinak Bom)," ujar Boy.

Barang bukti lain yang ditemukan di TKP, yakni 10 baterai 9 volt, 1 baterai telepon genggam merk Nokia, 3 pecahan casing bom pipa bentuk L, dan 7 rangkaian kabel listrik 50 cm.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagaimana diberitakan, 11 Juli 2011, warga Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, dikejutkan dengan sebuah ledakan dari Pondok UBK di wilayahnya. Akibat ledakan itu, seorang pengurus pondok bernama Firdaus, tewas di tempat.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas