Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sebelum Meninggal Rimba Rudiansyamar Sempat Muntah Darah

Seorang korban selamat kecelakaan helikopter PT Nyaman Air di pegunungan Duasudara, Dian Rimba Rudiansyamar, akhirnya meninggal dunia

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Harismanto

Laporan Wartawan Tribun Manado, Budi Susilo
TRIBUNNEWS.COM, BITUNG – Seorang korban selamat kecelakaan helikopter PT Nyaman Air di pegunungan Duasudara, Dian Rimba Rudiansyamar, akhirnya meninggal dunia, satu jam setelah tiba di Rumah Sakit Kandou Malalayang.

Hal ini dikatakan Ketua Dokter Ahli RSUD Manembo-nembo, Tommy Sumompow saat ditemui Tribun Manado di perkebunan Danowudu, Kamis (4/8/2011). "Saya telah dengar kabar dari tim medis rumah sakit Kandou nyawanya sudah tidak bisa tertolong," ujarnya.

Menurutnya, pemuda berumur 25 tahun itu mengalami luka kritis. Saat dibawa dengan ambulan, pasien Rimba diberi bantuan pernapasan oksigen. "Di rumah sakit Manembo-nembo dipulihkan, tadi tidak sempat sadar," ujarnya.

Saat tiba dari perjalanan, Rimba sempat muntah-muntah darah di Rumah Sakit Kandou. Ini diindikasikan terjadi kompresi di bagian dadanya.

"Luka yang parah. Tidak bisa diselamatkan. Sekitar satu jam tiba di rumah sakit kandou Rimba langsung meninggal dunia," ungkap pria berkacamata ini. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Manado
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas