Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Listrik Padam, Jamaah Tarawih Berdoa di Kegelapan Malam

Hari ke-5 Ramadhan di sejumlah wilayah di Kabupaten Ketapang diwarnai pemadaman listrik oleh PT PLN Cabang Ketapang. Akibatnya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Pionerson Ucok

TRIBUNNEWS.COM, KETAPANG - Hari ke-5 Ramadhan di sejumlah wilayah di Kabupaten Ketapang diwarnai pemadaman listrik oleh PT PLN Cabang Ketapang. Akibatnya, sejumlah masyarakat terpaksa menunaikan ibadah tarawih dalam suasana gelap, Jumat (5/8/2011) malam.

Pemadaman pertama di sejumlah ruas Jalan S Parman terjadi sekitar pukul 18.44-19.00 WIB, ketika itu sebagian besar umat Muslim sedang melakukan santap berbuka puasa, dan tidak sedikit pula bersiap-siap ke masjid untuk tarawih.

Pemadaman kedua terjadi sekitar pukul 19.10-19.25 WIB. Pantauan Tribun, sejumlah masjid dan surau yang semula sedang berkumandang doa-doa, mendadak senyap ketika pemadaman listrik terjadi. sekitar 15 menit kemudian, listrik kembali menyala.

"PLN janjinya di bulan puasa listrik cukup, tapi kok pemadaman dilakukan pada waktu-waktu seperti ini," sesal Mus, warga Jalan S Parman Gg Tomat.

Mus berharap kalaupun pemadaman harus dilakukan PLN, alangkah baiknya pemadaman dilakukan siang hari, untuk mengantisipasi pemadaman yang terjadi saat warga berbuka puasa atau tarawih.

Pantauan Tribun di sebuah masjid di Jalan S Parman, puluhan jamaah berdoa di tengah kegelapan malam.

Rekomendasi Untuk Anda

Penerangan hanya bersumber pada satu lampu darurat yang tepajang tepat di depan meja imam. Suara doa dari speaker masjid baru terdengar setelah listrik menyala.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas