Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lebaran, Penambang Pasir Merapi Dilarang Bekerja

Bupati Sleman Sri Purnomo meminta para penambang pasir tidak beroperasi pada H-5 hingga H+7.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Anugerah

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN - Bupati Sleman Sri Purnomo meminta para penambang pasir tidak beroperasi pada H-5 hingga H+7. Hal itu bertujuan untuk memperlancar arus lalu lintas bagi wisatawan lava tour.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Widi Sutikno mengatakan, pemerintah sudah menyepakati hal itu dengan masyarakat. "Pemerintah sudah adakan pertemuan dengan para kepala desa. Tujuannya untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat truk pasir," ujar dia, Kamis (25/8/2011).

Selain itu, pemerintah juga terus memperbaiki beberapa ruas jalan yang rusak akibat kerap truk pasir lalui.

Jalur yang rusak parah adalah jalur Koro Ulon - Kejambon di Desa Sindumartani, Ngemplak sepanjang 1,5 kilometer, jalur Jambon - Bronggang di Desa Sindumartani, Ngemplak sepanjang 1,8 kilometer, jalur Ngemplak - Koroulon di Desa Widodomartani dan Bimomartani, Ngemplak sepanjang 1,5 kilometer, dan jalur Prambanan - Klangon. Jalur yang terakhir disebutkan masuk ke dalam beberapa wilayah, yakni Desa Tamanmartani, Kalasan, Desa Glagaharjo, Cangkringan, dan Desa Argomulyo, Cangkringan sepanjang 14 kilometer. Jalur yang itu sudah diperbaiki sepanjang dua kilometer.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Sleman, Djoko Sarjono mengatakan, pihaknya masih menunggu dana rehabilitasi dan rekonstruksi dari pemerintah pusat turun.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas