Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

GP Ansor NU Amankan Pelaksanaan Salat Id di Magelang

Perbedaan 1 Syawal yang diputuskan beberapa organisasi masyarakat (ormas) Islam

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Widiyabuana Slay

Laporan Wartawan Tribun Jogja, M Nur Huda

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Perbedaan 1 Syawal yang diputuskan beberapa organisasi masyarakat (ormas) Islam, satu di antaranya Muhammadiyah, dibanding keputusan resmi Kementrian Agama RI yang jatuh pada Rabu (31/8), tidak menyulutkan ukhuwah islamiyah antar sesama umat Muslim.

Untuk membuktikannya, organisasi kepemudaan dari Nahdlatul Ulama (NU),Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Cabang Kabupaten Magelang, mengerahkan personel dari Barisan Ansor Serba Guna (Banser) untuk mengamankan pelaksanaan salat Id yang diselenggarakan di beberapa lokasi lapang di wilayah Magelang.

"Ini sebagai bentuk komitmen kebangsaan dan persaudaraan seiman," kata Ketua GP Ansor Cabang Magelang, Chabibullah pada Tribun Jogja, Selasa (30/8/2011).

Chabibullah juga mengatakan, Ansor melalui Banser akan membantu warga Muhammadiyah atau umat Islam yang menjalankan salat Id pada Selasa (30/8/2011) pagi ini, dalam bentuk membantu memperlancar dan pengamanan salat Id di beberapa lokasi.

Antara lain,  Lapangan Pemda Pasturan, Kecamatan Muntilan, Lapangan Ngluwar, Kecamatan Salam, Lapangan Blondo, Kecamatan Mungkid, Lapangan Punduh, Kecamatan Tempuran, Lapangan Windusari dan Borobudur.

"Kita telah kerahkan sebanyak 300 personel Banser untuk membantu kelancaran ibadah salat Id," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia berharap, perbedaan ini tidak memutus tali silaturrahmi antar sesama umat Islam, tapi sebaliknya, menjadikan perbedaan sebagai suatu elemen penting dalam keharmonisan beragama dan berkebangsaan.

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas