Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Muhammadiyah Penajam Tak Gelar Takbiran Usai Salat Id

Perbedaan penentuan jatuhnya 1 Syawal 1432 Hijriah diharapkan tidak menjadi pemecah belah

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Widiyabuana Slay

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Samir Paturusi

TRIBUNNEWS.COM, PENAJAM - Perbedaan penentuan jatuhnya 1 Syawal 1432 Hijriah diharapkan tidak menjadi pemecah belah karena ini hanya masalah waktu saja. Hari ini, Selasa (30/80/2011), sebagian umat Muslim melaksanakan salat Id di sejumlah daerah.

Ketua panitia pelaksaaan salat Id Yusri Asnawidi di Penajam, Kalimantan Timur, menyatakan ini hanya masalah perbedaan waktu saja sehingga warga Muhammadiyah lebih dulu merayakan Lebaran dibandingkan aliran lain.

"Ukhuwah islamiah tetap harus kita jaga. Kami juga hanya melakukan takbiran sebelum salat Id dan setelah itu tidak ada lagi. Ini untuk menghormati saudara kita yang masih berpuasa," katanya.

Ustadz Adzra'iz abdul syukur yang menjadi khatib sekaligus imam menangangkat teman ramadhan mengantar menjadi manusia mulia.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas