Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Tronton Hantam Tiga Rumah di Lahat

Sebuah truk tronton tanpa muatan menghantam rumah penduduk di Desa Arahan, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Harismanto

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Tommy Sahara
TRIBUNNEWS.COM, LAHAT - Diduga sopirnya mengantuk, sebuah truk tronton tanpa muatan menghantam rumah penduduk di Desa Arahan, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat. Akibatnya tiga rumah warga rusak berat, bahkan salah satunya ambruk.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Sripoku.com, truk tronton yang dikemudikan Poniran (30), warga Bandarlampung ini melaju kencang dari arah Muaraenim menuju Kota Lahat. Diduga mengantuk, ia kemudian kehilangan kendali saat melinta di Desa Arahan, Kecamatan Merapi Timur. Truk dengan nomor polisi BE 9031 CC mengantam rumah yang berada di sisi jalan.

Awalnya mobil yang baru saja mengantarkan batubara ke Tanjung Api-api tersebut menghantam sebuah pohon jambu, hingga roboh dan menimpa rumah milik M Zen (48). Namun truk masih terus melaju dan menghantam dua buah antena parabola dan sebuah warung kelontong hingga ambruk serta rumah milik Sunari (45), yang bagian teras rumah roboh. Laju truk baru berhenti, setelah menabrak rumah panggung milik Elman (43) hingga ambruk.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Warga yang rumahnya rusak juga sempat ketakutan, dan berteriak histeris ketika tiba-tiba rumah mereka dihantam truk.

Sementara Poniran sang supir mengalami luka pada bagian kaki dan sempat pingsan. Ia kemudian dibawa ke Puskemas dan Masubsektor Polsek Merapi Timur, agar terhindar dari amukan warga.

"Dugaan sementara sopir mengantuk, hingga kehilangan kendali," ujar Kapolsek Merapi Barat M Nuh didamping Kasubsektor Merapi Timur Bripka Joko. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Sriwijaya Post
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas