Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jaringan Pelaku Bom Solo Kabur ke Jatim

Kawan-kawan Hayat diduga kabur melintasi provinsi dari Jawa Tengah ke Jawa Timur

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Yudie Thirzano

TRIBUNNEWS.COM, MAGETAN - Polisi bergerak cepat memburu dan mempersempit ruang gerak anggota jaringan Pino Damayanto alias Ahmad Yosepa Hayat, pelaku bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS), Kepunton Solo.

Kawan-kawan Hayat diduga kabur melintasi provinsi dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Di Magetan, anggota kepolisian resor setempat merazia para pelintas perbatasan.

Sedangkan di Jombang, polisi menyebarkan foto para daftar pencarian orang (DPO) terduga teroris jaringan Hayat.
“Informasi yang kami terima dari intelijen, anggota jaringan bom bunuh diri di GBIS Solo itu, kini lari ke wilayah Jatim,” ungkap Kapolres Magetan, AKBP Awi Setiyono saat silaturahim dengan pendeta dan pimpinan gereja se-Kabupaten Magetan, Rabu (28/9/2011).

Karena itu, pascabom bunuh diri meledak di GBIS Solo, 25 September lalu, Polres Magetan gencar merazia pelintas batas yang masuk wilayah hukumnya. Antara lain, Kecamatan Plaosan, Panekan, Poncol dan Takeran.

Dikatakan Awi Setiyono, di Kabupaten Magetan memang terdapat sejumlah kelompok radikal. Ia khawatir, para DPO bersembunyi di tempat-tempat tersebut. Karena itu, pihaknya sedang berupaya untuk mengawasi terus menerus keberadaan kelompok-kelompok ini, termasuk dengan menempatkan polisi di sana.

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas