Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Silvi Mau Tunggu Papa Mama di Sini

Silvi, bocah berusia tujuh tahun, putri pasangan penumpang Casa 212-200, dr Suhelman (47)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Prawira

Laporan Wartawan Tribun Medan/Arifin Al Alamudi

TRIBUNNEWS.COM, Bahorok -  Silvi, bocah berusia tujuh tahun, putri pasangan penumpang Casa 212-200, dr Suhelman (47) dan  dr Juli Dasliana (45) membuat Posko SAR Lapangan SMP Negeri 1 Bahorok, Langkat, Sabtu (1/10), diliputi kesedihan mendalam.

Bocah ini tak memahami bahwa kedua orangtuanya telah tiada. Seluruh penumpang dan awak Casa milik PT Nusantara Buana Air (NBA) dipastikan tewas, kemarin.

"Silvi mau Papa sama Mama, Silvi mau nunggu di sini aja," ujar putri semata wayang dr Zulherman-dr Juli ini kepada Tribun.

Tangis keluarga korban Casa meledak secara bersamaan setelah Direktur Operasi dan Latihan Basarnas Marsekal Pertama TNI Sunarbowo Sandi mengumumkan bahwa 14 penumpang dan empat awak pesawat nahas itu tewas.

Zulaiha (70), ibu kandung dr Suhelman, anggota DPRK Aceh Tenggara langsung jatuh pingsan. Begitu sadar, Zulaiha merontak-ronta.    

"Kenapa lama kali anakku ditolong. Pasti mati karena kelaparan dan kedinginan, kalau ditolong lebih cepat mungkin anakku belum mati," jerit Zulaiha seperti kerasukan.

Rekomendasi Untuk Anda

Jeritan Zulaiha itu didengar oleh cucunya, Silvi. Bocah perempuan itu terkejut dan langsung menanyakan papa dan mamanya sambil menangis.

Zulaiha memberi tahu bahwa kedua orangnya sudah meninggal dunia. Tangis Silvi pecah mendengar kabar duka.

"Mana Papa, Nek? Nenek bilang Papa mau datang ke mari ( ke sini) sama Mama," ujar siswa kelas empat SD ini sambil menangis keras.

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas