Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kebakaran di Makassar 3 Keluarga Kehilangan Rumah

Sebuah rumah rumah semi permanen yang berada di belakang BTN Pepabri, Blok D, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, ludes terbakar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Romualdus Pius

Kebakaran di Makassar  3 Keluarga Kehilangan Rumah

TRIBUNNEWS.COM,MAKASSAR -  Sebuah rumah rumah semi permanen yang berada di belakang BTN Pepabri, Blok D, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, ludes  terbakar, Kamis (27/10/2011).

Kendati tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut, namun, api nyaris melahap sebuah gereja yang tepat berada di samping lokasi kebakaran.

Pada kejadian tersebut, dua sepeda motor dan sejumlah barang berharga tidak dapat diselamatkan pemilik rumah. Diduga kekabaran ini berawal dari arus pendek listrik salah satu kabel di balik plafon rumah.

Kejadian berawal ketika rumah yang dihuni tiga kepala rumah tangga tersebut sedang berada di lantai bawah dan sebagiannya berada di pekarangan rumah. Api yang berasal dari balik plafon rumah kemudian menjalar hingga melahap seluruh palfon rumah. Para penghuni rumah yang berada di lantai bawah tidak mengetahui api yang terus menjalar.

Warga sekitar yang melihat api dan kepulan asap dari atap rumah tersebut langsung berteriak hingga penghuni rumah kaget dan berlari meninggalkan rumah.

Api dengan cepat merambat hingga ke lantai satu sehingga penghuni rumah tidak sempat menyelamatakan barang mereka. Termaksud dua sepeda motor yang terparkir di sekitar rumah.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut salah satu penghuni rumah Ardi (35), saat kejadian ia berada di pekarangan rumahnya. Pria yang kesehariannya sebagai buruh bangunan tersebut juga menambahkan, dirinya sempat kaget saat mendengar teriakan warga.

"Karena panik saya lalu masuk ke dalam rumah dan memastikan tidak ada keluarga saya yang berada di dalam. Api yang terus menjalar sehingga saya tidak sempat menyelamatakan isi rumah," ujarnya.

Api nyaris saja melahap gereja Masehi yang berada di samping rumah tersebut. Namun atas antisipasi warga sehingga api tidak sampai melahap gereja tersebut.

Untuk sementara para penghuni rumah menumpang di rumah tetangganya tempat Ardi bekerja. Mereka berharap bantuan warga yang mampu maupun pemerintah untuk meringankan beban mereka. (Cr9)

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas