Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lebih dari 1.000 KK Hidup di Lereng Selatan Merapi

Saat ini, lereng Selatan diketahui dihuni lebih dari 1.000 kepala keluarga (KK) yang dihuni warga sembilan dusun.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Harismanto

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Hanan Wiyoko
TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Ancaman erupsi Gunung Merapi pasca letusan 2010 diprediksi mengarah ke lereng Selatan. Saat ini, lereng Selatan diketahui dihuni lebih dari 1.000 kepala keluarga (KK) yang dihuni warga sembilan dusun.

Sembilan dusun yang rawan erupsi merapi antara lain Kalitengah Lor, Kalitengah Kidul, Srunen, Singlar, Glagahmalang, Gading, Jetis Sumur, Ngancar, Besalen yang masuk Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman. Desa tersebut berada di kawasan rawan bencana (KRB) III terdampak langsung erupsi yang berjarak sekitar 4 kilometer dari arah puncak.

"Ada lebih dari 1000 kepala keluarga yang tinggal di lereng selatan. Mereka sudah mengetahui potensi ancaman erupsi ke selatan namun masih tetap menghuni," kata Kades Glagaharjo, Suroto, Kamis (27/10/2011) pagi.

Alasan warga masih menghuni kawasan rawan dikarenakan sektor pertanian dan perekonomian di dusun tersebut sudah berjalan. Warga juga sudah merasa aman dengan keberadaan bukit Kendil yang dianggap menjadi tameng dusun dari erupsi Merapi. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas