Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
VS
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
VS
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
VS
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
VS
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Wako Batam: Saya Bukannya Tidak Ingin Menemui Pendemo

Walikota Batam Ahmad Dahlan, mengatakan, saat ia bersedia turun, demonstran sudah membubarkan diri.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Harismanto
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribun Batam, Kartika Kwartya
TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Menanggapi adanya tudingan lambatnya Perintah Kota Batam dalam mengantisipasi tuntutan pekerja dan tidak maunya Walikota Batam menemui pekerja saat menggelar unjuk rasa, Kamis(24/11/2011), ditanggapi serius Walikota Batam Ahmad Dahlan.

Dahlan mengatakan, ia bukannya tidak ingin menemui pendemo. Namun saat ia bersedia turun, demonstran sudah membubarkan diri.

"Saya bukan tidak mau. Tapi begitu dead lock kita bahas di tim-tim terus. Tadi kita pertemuan dengan serikat pekerja. Ketika akan diumumkan, sudah bubar tadi," kata Dahlan.

Tapi ia berharap hari ini (Jumat, red) tidak akan ada lagi demonstrasi apalagi sampai terjadi aksi pengrusakan. "Jangan sampai lagi ada aksi anarkis, karena yang rugi masyarakat semuanya. Batam tidak punya sumber daya alam. Kalau sumber daya alam dirusak tidak bisa hidup lagi. Batam ini tergantung investor, jasa, kalau itu tidak ada ya nggak akan ada lagi pekerjaan di Batam. Yang rugi masyarakat semua kan," tuturnya.

"Saya harap jangan ada anarkis lagi. Karena sudah kita tentukan angkanya. Besok (hari ini) kita sampaikan ke Gubernur," pungkasnya. (*)

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Tribun Batam
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas