Wako Batam: Saya Bukannya Tidak Ingin Menemui Pendemo
Walikota Batam Ahmad Dahlan, mengatakan, saat ia bersedia turun, demonstran sudah membubarkan diri.
Editor:
Harismanto
Laporan Wartawan Tribun Batam, Kartika Kwartya
TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Menanggapi adanya tudingan lambatnya Perintah Kota Batam dalam mengantisipasi tuntutan pekerja dan tidak maunya Walikota Batam menemui pekerja saat menggelar unjuk rasa, Kamis(24/11/2011), ditanggapi serius Walikota Batam Ahmad Dahlan.
Dahlan mengatakan, ia bukannya tidak ingin menemui pendemo. Namun saat ia bersedia turun, demonstran sudah membubarkan diri.
"Saya bukan tidak mau. Tapi begitu dead lock kita bahas di tim-tim terus. Tadi kita pertemuan dengan serikat pekerja. Ketika akan diumumkan, sudah bubar tadi," kata Dahlan.
Tapi ia berharap hari ini (Jumat, red) tidak akan ada lagi demonstrasi apalagi sampai terjadi aksi pengrusakan. "Jangan sampai lagi ada aksi anarkis, karena yang rugi masyarakat semuanya. Batam tidak punya sumber daya alam. Kalau sumber daya alam dirusak tidak bisa hidup lagi. Batam ini tergantung investor, jasa, kalau itu tidak ada ya nggak akan ada lagi pekerjaan di Batam. Yang rugi masyarakat semua kan," tuturnya.
"Saya harap jangan ada anarkis lagi. Karena sudah kita tentukan angkanya. Besok (hari ini) kita sampaikan ke Gubernur," pungkasnya. (*)
Baca tanpa iklan