Rumah Makan Rudy Hermanto Dibobol Maling
Sabtu (10/12/2011) siang, Tanti tampak sibuk menghubungi seseorang via telepon. "Iya, yah, jendela belakang waktu
Editor:
Anwar Sadat Guna
Laporan Wartawan Banjarmasinpost, Nurholis Huda
TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Sabtu (10/12/2011) siang, Tanti tampak sibuk menghubungi seseorang via telepon. "Iya, yah, jendela belakang waktu pian pergi dikunci nggak?" ujar Tanti saat menghubungi ayahnya.
Raut wajah Tanti jelas memperlihatkan kegelisahan. Wajar, karena uang sebesar Rp 40 juta yang berada di dalam lemari di kamar tidur di bagian belakang Rumah Makan Rudy Hermanto telah digondol maling.
Diperkirakan, pelaku melakukan aksinya pada Sabtu dini hari. Diakuinya, rumah makan yang terletak di Jalan A Yani Kilometer 3, Rudy Hermanto, Kelurahan Kebun Bunga, No 8, Banjarmasin Timur itu, memang tidak ada penghuninya.
"Ayah lagi berada di Bali. Keluarga malam tadi tidak tahu. Baru pagi sekitar pukul 10.00 Wita kami tahu jendela belakang dibobol orang," ujar Tanti.
Mereka baru curiga saat melihat jendela di bagian belakang rumah makan itu dirusak orang. Setelah dicek, ternyata lemari di dalam kamar telah terbuka.
Diketahui, uang sebesar Rp 40 juta yang tersimpan di dalamnya telah raib.
Pantauan di tempat kejadian, laci yang menghalangi jendela yang diperkirakan menjadi tempat masuknya pelaku, telah porak-poranda. Kertas dan alat tulis lainnya berhamburan di atas laci tersebut.
Sekitar lima meter sebelah kanan jendela, terdapat sebuah kamar yang dihuni pemilik rumah makan tersebut. Di dalamnya terdapat sebuah lemari berwarna biru. Saat didapati, pintu lemari sudah terbuka.
"Kami terkejut setelah mendapati jedela dan laci morat marit, setelah dicek ternyata sudah habis," ujar Tanti yang mengaku sudah tinggal terpisah dari orangtuanya.
Meski terjadi keributan di belakang rumahnya, pengujung rumah makan itu tetap tak terpengaruh. Hanya beberapa rumah makan mengaku masih tegang mengingat kejadian tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, AKP Andi Adnan, membenarkan telah terjadinya mencurian dengan cara membobol rumah tersebut. "Pelaku diperkirakan lebih dari satu orang. Kami masih melakukan penyelidikan," ujarnya.
Rumah Makan Pejabat
RUMAH Makan Rudy Hermanto sering juga disebut rumah makan pejabat. Selain pejabat lokal, di tingkat provinsi, kota, pun pengusaha sering mengujungi Rumah Makan yang terletak di Jalan A Yani kilometer tiga itu.
Tak hanya pejabat lokal, mantan wakil presiden Jusuf Kalla pun pernah merasakan lezatnya masakan di rumah makan tersebut.
"Yusuf Kalla juga sempat pesan di sini, Mas. Cukup ribet ternyata melayani pejabat kelas atas. Bayangkan saja, mulai dari masak sampai bungkus nasi ketika Yusuf Kalla pesan makanan diawasi ketat," ujar salah satu keluarga yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (10/12/2011).
Kehigenisan makanan bagi pejabat, lanjutnya, memang diutamakan. Bahkan, untuk mencuci bahan makanan bagi Kalla, harus menggunakan air kemasan.