Sekuriti BNI Ditemukan, Total Korban Tewas 22 Orang
Seorang korban tewas ambruknya jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) kembali ditemukan pada Senin (11/12/2011) pagi.
Penulis:
Abdul Qodir
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang korban tewas ambruknya jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) kembali ditemukan pada Senin (11/12/2011) pagi.
Korban yang ditemukan di Sungai Mahakam, Desa Rempal, Km 10, itu diketahui seorang sekuriti BNI Cabang Tenggarong bernama Anas Kurniawan (33 th). Dengan temuan itu, maka korban tewas akibat amruknya jembatan Kukar pada 26 Nopember 2011 lalu menjadi 22 orang. "Total korban jadi 22 orang," kata Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Saud Usman Nasution.
Masih dengan kendalan yang sama, keruhnya dasar Sungai Mahakam dan adanya puing-puing jembatan yang belum bisa dipindahkan, membuat penyelaman untuk evakuasi korban masih terhambat.
Meski begitu, penyidikan kasus ini masih tetap dilakukan dengan melakukan pemeriksaan yang saat ini telah diperiksa 47 saksi, termasuk pemeriksaan seorang manajer proyek perawatan dan tiga karyawan dari PT Bukaka.
Untuk tujuan yang sama, Polres Kukar menjadwalkan pemeriksaan Direktur PT Bukaka pada Selasa (12/12/2011) besok, yang telah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan sebelumnya. Jika tak memenuhi panggilan kali ketiga itu, polisi akan mejemput paksa Direktur PT Bukaka tersebut.
Pemeriksaan terhadap Direktur PT Bukaka pada Selasa besok, untuk mencari tahu kontrak dan realisasi pengerjaan perawatan jembatan yang ambruk saat belum genap berusia 10 tahun itu. "Kami mau lihat bagaimana ceritanya pemeliharan ini," ujarnya.
Meski kini fokus pada penelusuran proses perawatan jembatan, polisi belum memastikan adanya kelalaian dari pihak PT Bukaka. Sebab, polisi masih menunggu hasil kerja investigasi sejumlah saksi ahli konstruksi jembatan.
Karenanya, kepolisian juga belum bisa menyimpulkan dan menetapkan seorang pun menjadi tersangka kasus ini.
Baca tanpa iklan