Tubuh Nenek Bahrinah Dicabik-caik Babi
Bahrihah (53) wargaKota Lhokseumawe, Minggu (8/1/2011) tewas diterkam babi hutan dalam kondisi tubuhnya tercabik-cabik.
Editor:
Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Ibrahim Achmad
TRIBUNNEWS.COM, LHOKSEUMAWE -Bahrihah (53) warga Desa Jeulikat, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, Minggu (8/1/2011) tewas diterkam babi hutan dalam kondisi tubuhnya tercabik-cabik. Cucunya dalam ayunan selamat dari serangan babi hutan. Jenazah ibu lima anak itu dikebuumikan Minggu di pemakaman umum desa tersebut.
Mahmuddin Kepala Desa Jeulikat yang dihubungi membenarkan janda Bahrihah di desanya meninggal diterkam babi rusak. Korban pada pukul 10.30 WIB pergi ke sumur menimba air di sumur yang jaraknya sekitar 30 meter dengan rumahnya. Sedangkan seorang cucu yang masih bayi dalam ayunan tertidur pulas.
Habis mengambil air, dia bergegar pulang karena teringan cucunya dalam ayunan. Alangkah terkejutnya, tatkala sampai di rumah dia melihat seekor babi hutan yang telah berada di dalam rumah berdekatan dengan ayunan.
"Spontanitas korban berteriak mengusir babi agar tak menyerang sang cucunya, namun babi yang diduga babi rusak itu bukan lari, malah menyerangnya, kata Mahmuddin.