Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mobil Komplotan Narkoba Terobos Razia Polisi

Sebuah mobil Kijang Innova BK BK 1161 TZ berkaca gelap menerobos razia polisi di kawasan Meunasah Blang Kota Juang Bireun

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Taryono

TRIBUNNEWS.COM, BIREUEN - Sebuah mobil Kijang Innova BK BK 1161 TZ berkaca gelap menerobos razia polisi di kawasan Meunasah Blang Kota Juang Bireun.

Laju mobil itu berhasil dihentikan setelah dilakukan koordinasi lintas Polsek. Belakangan terungkap, penumpang mobil adalah komplotan narkoba dari Medan yang disebut-sebut mau 'berpesta' di Sabang.

Mobil Kijang Innova itu baru berhasil dihentikan oleh aparat Polsek Peudada Bireuen sekitar pukul 11.00 WIB kemarin, setelah terpaksa menembak ban mobil.

Razia yang diterobos adalah di kawasan Meunasah Blang, Kota Juang Bireuen, dan mobil berhasil dihentikan di Desa Padang Kasab, Kecamatan Peulimbang, setelah dikejar 16 Km.

Informasi yang dihimpun dari aparat kepolisian setempat beberapa saat setelah penangkapan menyebutkan, saat digelar razia di Meunasah Blang, satu unit kendaraan Kijang Innova melarikan diri dengan menerobos razia. Larinya kendaraan itu segera diinformasikan ke Polsek Peudada yang berjarak 14 Km dari titik razia.

Beberapa petugas Polsek Peudada berusaha menghadang kendaraan itu, namun begitu sampai di depan Mapolsek, saat berusaha dihentikan, ternyata kendaraan itu malah tancap gas. Beberapa anggota polisi melepaskan tembakan ke arah ban kendaraan. Walaupun ban kiri belakang sudah kempes terkena peluru dan meledak, mereka terus mencoba melarikan diri.

Petugas yang siaga penuh langsung mengejar dan menangkap mereka di Desa Padang Kasab, Peulimbang berjarak 2 Km dari Mapolsek Peudada. Kendaraan bersama empat penumpang digiring ke Mapolsek Peudada.

Rekomendasi Untuk Anda

Kapolres Bireuen AKBP Yuri Karsono SIK, melalui Kasat Lantas AKP H Suharmadi mengatakan, mereka melaju kencang menerobos razia.

"Saat diberi peringatan tembakan ke udara, mobil itu tak berhenti juga, terpaksa anggota menembak ban belakang bagian kiri mobil Innova itu, lalu digiring ke Mapolsek Peudada," ujar Kapolsek Peudada Iptu Darmansyah didampingi Kanit Reskrim Brigadir Dedi Rukmana.

Empat penumpang yang diamankan dari kendaraan itu adalah Arifin (35), warga Siantar Utara; Zulkarapia alias Jolian (32), sebagai sopir, warga Kp Duren Deli Serdang; Jeni (30), warga Patoba Pematang Siantar; dan Niken (24), penduduk Jalan Majapahit, Siantar Barat, Sumut.      

Setelah beberapa saat ditahan di Mapolsek tersebut, empat tersangka terkait kepemilikan narkoba bersama sejumlah barang bukti diangkut ke Mapolres Bireuen untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sementara itu, beberapa anggota Satlantas yang mengejar mereka mengaku mendapati ada yang dibuang di jalan saat mereka lari, petugas mencari dan mengutip akhirnya didapatkan ektasi sebanyak 10,5 butir berbagai jenis dan warna dan sejumlah  benda lainnya.

Kapolsek mengatakan, ada beberapa jenis narkoba yang diduga milik mereka dibuang di jalan dan didapati para anggota saat mengejar mereka.

"Waktu mereka lari ada yang dibuang ke jalan, maka petugas yang mengejar melihat dan mengambil ternyata benda haram," kata Kapolsek Peudada.

Salah seorang diantara mereka mengaku mereka berangkat dari Medan hendak berwisata ke Sabang, Jenni (30), warga asal Patoba Pematang Siantar mengatakan, mereka melarikan diri karena takut terkena razia. "Saking takutnya, sopir langsung tancap gas," kata Jenni.(*)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas