Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Anak Yatim Banyak Dieksploitasi

Selama ini anak-anak yatim piatu maupun yang terlantar tidak memiliki tempat tinggal mengalami eksploitasi oknum

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Doan Pardede

TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Selama ini anak-anak yatim piatu maupun yang terlantar tidak memiliki tempat tinggal mengalami eksploitasi oknum  yang tidak bertanggungjawab sehingga mereka tumbuh liar dan tidak memiliki pendidikan jelas.

"Kita lihat bagaimana orang miskin membawa anak-anak untuk mengemis dan mengamen. Atau bahkan ada yang mendidik mereka untuk melakukan kedua hal itu," kata Wakil Walikota Samarinda, Nusyirwan Ismail ketika meresmikan penggunaan Panti Asuhan Al Walidaturahmah di Jl Siradj Salman, Minggu (5/2/2012).

Di desa-desa hampir tidak ada eksploitasi bagi anak-anak. Kalaupun ada ya tidak sampai menjadikan anak sebagi pengemis, tapi sebagai buruh tani. Jadi tidak ada perusakan mental, walaupun itu juga merampas hak anak-anak.

Mereka kehilangan masa bermain dan kesempatan belajar. Tentu  ada juga anak-anak yang jadi buruh tani tetapi masih  bisa sekolah. Jadi pengamen jalanan, tapi masih bisa sekolah. Namun ini kan kondisi tidak normal bagi mereka

Menurut Wawali, keberadaan panti asuhan akan sangat banyak membantu anak didik yang ada kearah keterjaminan pendidikannya. Oleh karenanya keberadaan anak-anak yatim menjadi tanggung jawab semua pihak untuk memperhatikan kelangsungan hidupnya di masa yang akan datang.

"Kita janganlah segan untuk membantu mereka, karena bantuan kita dan perhatian kita semua disamping amanah agama dan undang-undang juga merupakan pengharapan mereka," kata Wawali.

Rekomendasi Untuk Anda

Lebih jauh disampaikannya anak asuh yang tinggal di panti tidak boleh berkecil hati karena banyak orang besar yang justru masa kecilnya dihabiskan di panti asuhan.

Panti Asuhan Al Walidaturahmah yang berdiri diatas lahan 4 Ha ini untuk sementara waktu khusus untuk anak-anak putri yang tidak mampu akan tetapi mereka mempunyai keinginan kuat untuk sekolah lagi.

Sumber: Tribun Kaltim
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas