Banyak Anak Yatim Piatu Diajak Mengemis dan Mengamen
Selama ini anak-anak yatim piatu maupun yang terlantar tidak memiliki tempat tinggal mengalami eksploitasi oknum
Editor:
Taryono
TRIBUNNEWS.COM, SAMARINDA - Selama ini anak-anak yatim piatu maupun yang terlantar tidak memiliki tempat tinggal mengalami eksploitasi oknum yang tidak bertanggungjawab sehingga mereka tumbuh liar dan tidak memiliki pendidikan jelas.
"Kita lihat bagaimana orang miskin membawa anak-anak untuk mengemis dan mengamen. Atau bahkan ada yang mendidik mereka untuk melakukan kedua hal itu," kata Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail ketika meresmikan penggunaan Panti Asuhan Al Walidaturahmah di Jalan Siradj Salman, Minggu (5/2/2012).
Di desa-desa hampir tidak ada eksploitasi bagi anak-anak. Kalaupun ada ya tidak sampai menjadikan anak sebagi pengemis, tapi sebagai buruh tani. Jadi tidak ada perusakan mental, walaupun itu juga merampas hak anak-anak.
Mereka kehilangan masa bermain dan kesempatan belajar. Tentu ada juga anak-anak yang jadi buruh tani tetapi masih bisa sekolah. Jadi pengamen jalanan, tapi masih bisa sekolah. Namun ini kan kondisi tidak normal bagi mereka
Menurut Wawali, keberadaan panti asuhan akan sangat banyak membantu anak didik yang ada kearah keterjaminan pendidikannya. Oleh karenanya keberadaan anak-anak yatim menjadi tanggung jawab semua pihak untuk memperhatikan kelangsungan hidupnya di masa yang akan datang.(*)