Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengadaan Mebeler Sekolah Dikutip dari Orangtua

Orangtua siswa di SMP Negeri 13 Pematangsiantar dibebani uang senilai Rp 166 ribu untuk pengadaan mebeler sekolah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Romualdus Pius

Laporan Wartawan Tribun Medan, Adol Frian Rumaijuk

TRIBUNNEWS.COM,PEMATANGSIANTAR -  Orangtua siswa di SMP Negeri 13 Pematangsiantar dibebani uang senilai  Rp 166 ribu untuk pengadaan mebeler sekolah. Pengutipan dilakukan atas kesepakatan dalam rapat komite sekolah dengan guru.

Dalam rapat, yang tidak dihadiri kurang dari lima puluh persen jumlah orangtua itu diambil keputusan tersebut.

Sementara orangtua yang tidak hadir telah menandatangani angket yang dikirimkan bersamaan surat undangan jika tidak hadir bersedia menerima keputusan rapat.

Undangan bernomor 147/105.4/SMP.13/LL/2011 tentang mebeler dan peningkatan mutu pendidikan di SMP Negeri 13 Pematangsiantar, tertanggal 22 Juli 2011 untuk rapat tanggal 06 Agustus 2011 itu pun terlaksana.

Dengan keputusan, untuk pengadaan mobiler sekolah setiap orangtua dikenakan biaya Rp 166 ribu dengan tiga kali pembayaran. Dan disepakati juga agar les sore untuk empat mata pelajaran diberikan kepada siswa.

Sementara untuk mata pelajaran yang masuk dalam les sore, matimatika, bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan IPA.

Rekomendasi Untuk Anda

Masing-masing mata pelajaran dikenakan biaya Rp 20 ribu perbulan. Semus siswa mengikuti les sore dengan harapan peningkatan mutu pendidikan.

Kepala sekolah SMPN 13, Edianto Saragih SPd yang menjabat sejak Februari 2011 sekolah yang terdiri dari sembilan kelas tersebut hanya tiga kelas yang memiliki mebeler, kursi dan meja.

"Sebelumnya saya sudah tanyakan kepada dinas pendidikan kota mengenai pengadaan mebeler di APBD, ternyat tidak ada," katanya saat ditemui di kantornya, Selasa (14/2/2012).

Hal tersebut menurutnya yang membuat pihaknya mengambil langkah stersebut. Sebab, siswa ada yang duduk di tikar dan berhimpitan di kursi yang ada saat belajar.

Sumber: Tribun Medan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas