Pengemis Bermodus Pembangunan Masjid Dijaring Pol PP
Seorang pengemis terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda, Selasa (14/2/2012).
Editor:
Romualdus Pius
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Doan Pardede
TRIBUNNEWS.COM,SAMARINDA - Seorang pengemis terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Samarinda, Selasa (14/2/2012).
Pengemis bernama M Adam (50) mengaku beralamat di gang 17 Belibis, Samarinda kota. Adam mengaku baru seminggu melaksanakan pungutan ini dan mengaku juga disuruh sesorang bernama Munir yang masih dicari Satpol PP keberadaannya.
Adapun modus yang dilakukannya adalah mendatangi rumah-rumah penduduk sembari meminta bantuan dana untuk pembangunan Langgar Nurul Amin, Samarinda. M Adam lalu menulis nama-nama penyumbang pada daftar yang telah disediakan.
"Saya biasa datangi rumah-rumah penduduk di beberapa tempat dan meminta mereka untuk membantu pembangunan mesjid. Saya katakan bisa Rp 500, bisa Rp 1000 yang penting ikhlas," kata Adam dihadapan Satpol PP yang memeriksa.
Kepala seksi PPNS Satpol PP Samarinda, Rustam S,Sos mengatakan bahwa kasus ini maih ditelusuri pihaknya untuk mendapatkan kejelasan. Nama-nama yang disebutkan Adam telah dicoba untuk didatangkan ke kantor Satpol PP Samarinda.
"Kesalahannya pertama memalsukan tandatangan yang ada di surat dari Langgar yang selalu dibawa. Kita menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak dengan mudah percaya dengan modus seperti ini, mengatas namakan pembangunan mesjid padahal untuk kepentingan pribadi," kata Rustam.