Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Uang Rp 500 Juta Milik BRI Digasak Perampok

Petugas Bank BRI Syariah Jalan Tuangku Tambusai, Pekanbaru menjadi korban perampokan di Desa Suram, Tapung Hulu, Kampar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Romualdus Pius

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru,Rino Syahril

TRIBUNNEWS.COM,PEKANBARU - Petugas Bank BRI Syariah Jalan Tuangku Tambusai, Pekanbaru menjadi korban perampokan di Desa Suram, Tapung Hulu, Kampar, ketika hendak mengantarkan uang Rp 500 juta ke PT Saroha, Senin (13/2/2012).

Dalam perampokan itu tidak ada korban jiwa,namun uang Rp 500 juta dibawa kabur oleh sekitar lima orang kawanan perampok yang menggunakan senjata api jenis FN.

Saat ini kasus perampokan tersebut masih dalam penyelidikan pihak reskrim Polres Kampar.

Menurut pengakuan korban dalam laporan tetulisnya dari jajaran Polres Kampar masuk ke Polda Riau. Saat itu mereka bertiga, Iqbal teller Bank BRI Syariah, Zamarudin Satpam, dan Ahmad Prima Iqbal supir berangkat dari Bank Syariah Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru menuju PT Saroha menggunakan mobil Toyota Avanza warna Silver.

Saat tiba di di Desa Suram, Tapung Hulu, Kampar tiba-tiba mobil korban dipepet oleh mobil Isuzu Panther warna coklat, dan pelaku dalam mobil tersebut menyuruh korban untuk berhenti sambil menodongkan senjata api jenis FN kearah korban.
Merasa nyawanya terancam sopir mobil Bank Syariah tersebut memberhentikan mobilnya.

Saat mobil korban berhenti pelaku sebanyak empat orang turun dari mobil dan berjalan menuju mobil korban sambil terus menodongkan senpi ke arah Ahmad. Sesampainya di mobil korban semua korban disandra oleh pelaku dan uang senilai Rp 500 juta dirampas, lalu semua korban dibawa pergi.

Rekomendasi Untuk Anda

Setibanya di bekas galian C kilometer 5 Pematang Kulim Pulau Birandang, Kampar Timur, korban di buang oleh pelaku, dompet dan HP korban juga diambil oleh lima kawanan rampok tersebut.

Melihat kawanan rampok sudah jauh kabur tiga korban yang dibuang oleh kawanan rampok langsung pergi melapor ke kantor polisi.

Mendapat laporan dari korban petugas langsung turun kelokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kabid Humas Polda Riau AKBP S Pandiangan saat dikonfirmasi Tribun, Selasa (14/2/2012) membenarkan ada laporan curas senpi secara tertulis dari jajaran Polres Kampar masuk ke Polda Riau.

Menurut pandiangan saat inii pihak Polres Kampar masih melakukan penyelidikan dan anggota Tim Opsnal Polres Kampar sudah menyebar memburu serta melacak pelaku.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas