Gay Nganjuk Merasa Puas usai Racuni Teman Kencannya
Mujianto, pelaku pembiusan terhadap 15 orang yang semuanya mengambil lokasi di wilayah Nganjuk tidak menyesali perbuatannya.
Editor:
Yulis Sulistyawan
TRIBUNNEWS.COM, NGANJUK - Kapolres Nganjuk AKBP Anggoro Sukartono menyebutkan bahwa gay Mujianto, pelaku pembiusan terhadap 15 orang, empat di antaranya tewas, yang semuanya mengambil lokasi di wilayah Nganjuk tidak menyesali perbuatannya.
Bahkan, pelaku dalam pemeriksaan tim penyidik Polres terkesan sangat puas setelah melakukan pembiusan. Sehingga, beberapa korban pembiusan Mujianto (24) alias Menthok alias Genthong tersebut sampai meninggal dunia.
“Pelaku memperlihatkan rasa kepuasan batin dan penuh kemenangan setelah berhasil melakukan pembiusan,” kata AKBP Anggoro saat ditemui di kantornya, Kamis (16/2/2012).
Menurut AKBP Anggoro, kepuasan usai membius korban yang sebelumnya berkencan dengannya, terbukti dari tidak jeranya Mujianto setelah korban pertama pembiusan di bulan Januari 2012 tewas.
Mujianto Justru setelah mengetahui korban tewas, kembali merencanakan dan melakukan pembiusan dengan target korban lainnya.
“Tindakan itu dipastikan akan terus dilakukan kepada para pria yang dinilainya sebagai kekasih dari pasangan Gay-nya, Mr JS. Untungnya aksi pelaku segera terbongkar sehingga jatuhnya korban pembiusan berikutnya bisa dicegah,” tandas Anggoro. (surya/aru)