Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diduga Purnabawa Melawan Sebelum Terbunuh

Hasil otopsi terhadap tiga mayat keluarga Made Purnabawa menunjukkan adanya bukti kekerasan. Ketiga korban itu dibunuh dengan benda tumpul.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Gusti Sawabi

TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR - Hasil otopsi terhadap tiga mayat keluarga Made Purnabawa menunjukkan adanya bukti kekerasan. Ketiga korban itu dibunuh dengan benda tumpul.

"Bukti adanya benda tumpul itu ada di bagian kepala," kata Kepala Bagian SMF Ilmu Kedokteran Forensik Universitas Udayana Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar Ida Bagus Putu Alit, Selasa (21/2/2012).
Tiga mahat keluarga Made Purnabawa itu ditemukan di Banjar Sumbul, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, Senin kemarin. Ketiga mayat terdiri Purnabawa (27), Ni Luh Ayu Sri Mahayoni (istri, 27), dan Ni Wayan Krisna Ayu Dewi (anak, 9).

Menurut Alit, tanda bekas benda tumpul itu terdapat di kepala bagian kiri (mayat Mahayoni), kepala bagian kanan (mayat Ayu Dewi), dan kepala dan wajah (mayat Purnabawa).

"Dari tubuh Purnabawa juga terdapat tanda bekas perlawanan di lengannya," kata Alit.

Polisi menduga, pelaku pembunuhan terhadap Purnabawa sekeluarga adalah sopirnya sendiri, Heru Ardianto. Heru beserta istri dan anaknya yang juga tinggal bersama keluarga Purnabawa kini masih menghilang. 

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas