Gunung Bohong Perlu Dipangkas
PT Angkasa Pura II, selaku pengelola Bandara Husein Sastranegara Bandung, siap melakukan perluasan terminal penumpang
Editor:
Prawira
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - PT Angkasa Pura II, selaku pengelola Bandara Husein Sastranegara Bandung, siap melakukan perluasan terminal penumpang untuk mengantisipasi makin bertambahnya penerbangan menuju dan dari Bandung.
Saat ini terminal Bandara Husein hanya mampu menampung 600-700 orang per tahun, dan jika diperluas akan mampu menampung 3 juta orang per tahun. Biaya perluasan terminal ini diperkirakan menelan dana Rp 30 miliar.
Selain perluasan terminal, Angkasa Pura II juga akan melakukan over lay (penebalan) landasan setebal 15 sentimeter agar dapat dilandasi pesawat berbadan besar seperti Airbus. Bukan hanya penebalan landasan, saat ini juga sedang dipertimbangkan untuk memangkas Gunung Bohong yang berada di Cimahi.
Menurut Eko untuk penerbangan yang waktu tempuhnya 2 jam lebih, sebuah pesawat membutuhkan bahan bakar lebih banyak. Otomatis, hal itu berpengaruh pada bobot pesawat.
"Saat ini, agar pesawat dapat take off (lepas landas) secara lancar melewati Gunung Bohong, bobot maksimalnya 67,5 ton . Nah, untuk penerbangan jarak jauh, bobotnya maksimal 75,5 ton," katanya. Dikatakan Eko, agar pesawat dapat take off lebih landai, perlu pemangkasan ketinggian Gunung Bohong sekitar 15-20 meter. Selain pemangkasan, panjang landasan pun perlu diperpanjang.
Saat ini, kata Eko, panjang landasan Bandara Husein sekitar 2.200 meter, padahal idealnya, penerbangan jarak jauh memerlukan panjang landasan sekitar 2.500 meter.
Eko mengatakan untuk merealisasikan perluasan terminal, penebalan dan memperpanjang landasan, serta memangkas Gunung Bohong memerlukan dana besar yang diprediksi mencapai Rp 100 miliar.
Pada April tahun lalu, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan juga mengatakan perlunya memangkas Gunung Bohong sekitar 20 meter, jika landasan Bandara Husein Sastranegara diperpanjang minimal 300 meter.
Namun ditegaskan Heryawan, rencana tersebut baru akan terealisasi jika keputusan perpanjangan runway telah dipastikan waktunya. "Saya akan membicarakan ini dengan komandan lanud. Selama belum ada perpanjangan, ya Gunung Bohong belum akan dipangkas," katanya saat itu. (win)