Napi Anggap Kalapas Penyebab Perkelahian Antarnapi
Napi menuntut supaya keadilan dan perlakukan yang sama terhadap semua Napi yang ada di Lapas yang kini dihuni 1030 orang Napi tersebut.
Penulis:
Adi Suhendi
Editor:
Gusti Sawabi
Laporan wartawan tribunnews.com, Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Dalam dialog antara Narapidana (Napi) dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kerobokan, polisi, pemerintah setempat mengungkapkan tiga tuntutannya. Satu di antanya meminta supaya Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) kerobokan dicopot dari jabatannya.
Menurut Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution, Napi menuntut supaya keadilan dan perlakukan yang sama terhadap semua Napi yang ada di Lapas yang kini dihuni 1030 orang Napi tersebut.
Selain itu Napi pun menuntut agar kepala KPLP Lapas diganti. "Mereka menganggap Kepala KPLP Lapas sebagai penyebab timbulnya pertikaian atau kerusuhan karena kebijakan dia yang tidak adil," ungkap Saud.
Kemudian, para Napi pun meminta agar sistem pembinaan di Lapas Kerobokan diperbaiki. "Jadi menurut para Napi bahwa pembinaan di sana sudah tidak relevan sehingga minta diperbaiki," ucap Saud.
Saat ini kasus kerusuhan di Lapas Kerobokan tersebut sedang ditangani Polda Bali dalam rangka memproses para pelaku khususnya yang melakukan pembakaran dan juga provokator.
"Tahanan tidak ada yang lari, semua aman," kata Saud.