Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Heng Tangisi Istrinya yang Kabur Dengan Pria Lain

Heng Kie (26) warga Dusun Sosok 2, Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Sanggau,begitu terpukul atas kehilangan istrinya, Elliyanti.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Romualdus Pius

TRIBUNNEWS.COM,PONTIANAK - Heng Kie (26) warga Dusun Sosok 2, Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Sanggau, bersama keluarga begitu terpukul atas kehilangan istrinya, Elliyanti (24) dan kedua anaknya Felice (6) dan Dora (4) yang pergi meninggalkan rumah. Heng Kie tak pernah tidur dan menangis memikirkan anak dan istri.

Heng Kie mengatakan Melliyanti pergi meninggalkan rumah pada Jumat (17/2) sekitar pukul 13.00 Wib. Ia pergi meninggalkan rumah membawa serta kedua anaknya Felice dan Dora. Ia awalnya tak curiga istrinya akan meninggalkan rumah, apalagi waktu hendak pergi Elliyanti sempat berpamitan.

"Memang sebelum pergi istri saya sempat berpamitan katanya ingin pergi ke rumah teman, tapi saya tidak tau mau ke rumah teman yang mana laki atau perempuan. Memang dia pergi bawa kantong biru berisi pakaian mungkin satu setel saja, bersama kedua anak kami," ujar Heng Kie.

Peristiwa istri dan anak yang meninggalkan rumah juga sudah ia laporkan ke aparat kepolisian setempat, di sektor Tayan Hulu. Ia tak mengerti mengapa istrinya meninggalkan rumah, apalagi membawa anak-anak. Secara ekonomi ia mengatakan ia  mampu mencukupi kebutuhan keluarganya sebagai pedagang pakaian merk Cressida dengan penghasilan cukup tinggi.

"Kalau mau minta uang sehari Rp 200 ribu saya tidak masalah bisa saya berikan. Tetapi memang dulunya ia sempat meminta untuk pisah dan sempat pulang ke rumah orangtua. Akan tetapi karena memikirkan anak masih bisa didamaikan, dan ia sudah meminta maaf," ungkap Heng Kie.

Dari keterangan yang ia peroleh dari masyarakat bahwa istri dan anaknya pergi meninggalkan Sanggau menggunakan mobil angkutan tujuan Ngabang. Oleh sebab itu ia sudah melakukan pencarian baik di kos-kosan  maupun hotel-hotel di daerah Ngabang.
Akan tetapi ia menduga istri dan anaknya berada di Pontianak, karena sebelumnya pernah ingin bekerja di Pontianak.

Heng Kie menduga istrinya pergi karena laki-laki lain. Selain pernah melihat SMS dari laki-laki untuk istrinya, ia juga mendapatkan kabar dari bekas pembantunya bahwa Elliyanti memang sering telepon dan SMSa dengan laki laki lain.

Rekomendasi Untuk Anda

Tiga hari sebelumnya, masyarakat sekitar juga melihat istrinya mendatangi sebuah losmen yang menginap seorang laki-laki yang dipanggil anaknya paman. Padahal laki-laki itu bukanlah kerabatnya.

"Saya berharap istri dan anak saya cepat pulang, kalaupun ada permasalahan rumahtangga dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan dewasa. Sejak mereka pergi saya tak pernah tidur dan selalu menangis," katanya.

Ia berharap apabila ada masyarakat yang mengetahui keberadaan isterinya untuk segera menginformasikan ke nomor telepon 082159367396.

Hal yang sama juga dirasakan Lim Bun Luk (74) ayah Heng Kie dan merupakan kakek dari Felice dan Dora. Ia mengatakan selalu menangis merindukan cucunya. Selain itu tak hanya keluarga dari pihak Heng kie akan tetapi dari pihak Elliyanti juga demikian, terutama ibundanya yang selalu menangis.

"Kita sudah cari dari rumah teman sampai ke rumah keluarga, bahkan keliarganya Elliyanti juga mencari dan ibunya juga sering menangis mengahwatirkannnya. Saya sendiri tak bisa tisur memikirkannya," ujar Lim pada saat berkunjung ke kantor Tribun.

Kepergian Elliyanti dikatakan Lim tak hanya membawa anak-anaknya, akan tetapi juga  membawa paspor dan akta kelahiran anak-anak.

Ia mengatakan pihak keluarga sudah melakukan pencarian akan tetapi masih belum menemukan hasil. Semua keluarga berharap Elliyanti dan anak-anaknya segera kembali berkumpul dengan keluarga. (susilawati)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas