Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Praktik Dukun Aborsi Marak di Kerinci

Praktik aborsi sudah menjadi rahasia umum di masyarakat Kabupaten Kerinci dan Sungaipenuh.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Romualdus Pius

TRIBUNNEWS.COM,JAMBI - Praktik aborsi sudah menjadi rahasia umum di masyarakat Kabupaten Kerinci dan Sungaipenuh.

Informasi yang didapat Tribunjambi.com, di Kabupaten Kerinci terdapat beberapa orang dukun beranak yang juga menerima pasien aborsi.

Biasanya aborsi dilakukan dengan cara memasukkan batang ubi ke dalam rahim, sehingga janinnya mati," sebut seorang warga.

Pasien yang akan aborsi lanjutnya, biasanya diharuskan menyebut nama laki-laki yang sudah menghamilinya.

 "Soal tarif dan persyaratan lain itu saya tidak tahu secara pasti, coba saja tanya pada dukunnya langsung," imbuh sumber ini.

Bahkan, satu di antara korban dari dukun aborsi tersebut, Mawar (nama samaran), sempat dirawat di rumah sakit umum Mayjend HA Thalib Sungaipenuh.

Keterangan dari sumber, Mawar sempat dirawat dua hari di rumah sakit, karena mengalami demam tinggi, dan kondisi rahim yang infeksi. "Kasus seperti ini sudah sering terjadi, korbannya bukan hanya Mawar saja," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, pihak rumah sakit tidak menampikan hal tersebut.

"Ya, memang benar ada salah satu pasien yang bernama Mawar (nama samaran), sempat dirawat di rumah sakit, karena diduga sudah melakukan aborsi di tempat dukun beranak," ucap seorang petugas yang enggan namanya disebutkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci, Raflizar, saat dikonfirmasi juga mengaku sudah mendengar informasi tersebut, meskipun belum membuktikannya secara langsung.

"Kabarnya, aborsi tersebut dengan menggunakan batang ubi, yang ditusukkan ke rahim," sebutnya.

Kebanyakan kasus yang terjadi di Kerinci lanjutnya, praktik aborsi dilakukan di luar (dukun-red), setelah mengalami pendarahan, baru dibawa kerumah sakit.

 "Selaku petugas medis, siapapun tentunya harus ditolong," imbuhnya. (eja)

Sumber: Tribun Jambi
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas