Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Harga Minyak Dunia Hambat Ekonomi

Branch Manager Panin Sekuritas Pontianak, Therian Perry, memaparkan wallstreet kemarin malam ditutup menguat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Romualdus Pius

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Steven Greatness

TRIBUNNEWS.COM,PONTIANAK - Branch Manager Panin Sekuritas Pontianak, Therian Perry, memaparkan wallstreet kemarin malam ditutup menguat walau penguatannya tidak setinggi pada awal dan pertengahan sesi perdagangan.

Hal ini disebabkan bercampurnya beberapa data ekonomi antara positif dan negatif. Serta ditambah naiknya harga minyak menjelang penutupan seiring kabar meledaknya pipa minyak di Arab Saudi.

Data negatif yang mempengaruhi perdagangan Wallstreet kemarin seperti belanja konsumen dan manufaktur AS bulan Februari mengalami kenaikan tetapi lebih rendah dari estimasi awal.
Sedangkan yang positif seperti Initial jobless claim (tunjangan pengangguran baru) turun ke level terendah dalam 4 tahun.

"Ini membuktikan bahwa pasar tenaga kerja AS berangsur pulih. Selain itu dari Eropa juga menyumbang kabar positif, yaitu turunnya borrowing cost obligasi Perancis, Spanyol, dan Italy seiring dengan lakunya penjualan obligasi negara tersebut," ujarnya.

Kendati demikian, harga minyak dunia menjadi momok yang menakutkan untuk perekonomian dunia karena dapat menghambat pemulihan ekonomi dunia. Sedangkan kenaikan harga minyak kemarin yang hampir mencapai USD110/barel kami perkirakan hanya sesaat.

Untuk jangka menengah diperkirakan minyak berada pada kisaran USD100-105/barel. IHSG hari ini juga masih diperkirakan akan bergulat dengan harga minyak ditengah belum pastinya kenaikan harga BBM bersubsidi. Isu BBM ini masih akan terus panas hingga sudah ditentukan kepastiannya, katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menambahkan, kemarin investor juga terjebak di antara 2 pilihan mengikuti isu negatif BBM (jual) atau laporan keuangan 2011 yang bagus (beli). Sementara IHSG memiliki level support 3.940 dan level resisten 4.000.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas