Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kapal Nelayan Terbalik di Laut, Seorang Nelayan Hilang

Sebuah kapal nelayan terbalik di perairan Cirebon, tak jauh dari pesisir Blok Bondet, Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ida Romlah

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Sebuah kapal nelayan terbalik di perairan Cirebon, tak jauh dari pesisir Blok Bondet, Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Selasa (13/3/2012) sekitar pukul 09.00 WIB. Tiga orang nelayan yang menumpangi kapal tersebut selamat, sementara satu nelayan masih dalam pencarian tim SAR Polisi Perairan Kepolisian Daerah Jawa Barat.

Kepala Bagian Pembinaan Operasional Polisi Perairan Kepolisian Daerah Jawa Barat, Ajun Komisaris Besar AS Nugraha mengatakan, kapal yang tenggelam bertuliskan KOMALA. Kapal tersebut ditumpangi empat nelayan yang hendak mencari ikan di sekitar perairan Cirebon.

"Kapalnya kecil, hanya berukuran 5x15 meter, ditumpangi empat orang," kata Nugraha saat dihubungi Tribun melalui sambungan telepon, Selasa (13/3/2012) sore.

Kapal tersebut, kata Nugraha, berangkat pagi dari Sungai Bondet, Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Namun tak lama kemudian, kapal diterjang angin kencang dan ombak tinggi. Akibatnya, kapal terbalik.

Tiga nelayan atas nama Suhartono bin Surakman (28), Warjo bin Tohir (19), dan Aladi bin Masiko (32) selamat. Ketiganya diselamatkan nelayan lain yang kebetulan melintas di dekat kapal naas tersebut.

"Satu nelayan lagi atas nama Rudi bin Masiko (18) masih dalam pencarian tim SAR Polair," kata Nugraha. Rudi bin Masiko adalah adik korban selamat Aladi bin Masiko (32).

Rekomendasi Untuk Anda

Semua korban, kata Nugraha, merupakan warga RT 03/RW 06, Blok Karang Baru, Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon. Mereka sudah terbiasa melaut guna mencari ikan.

Namun saat melaut kemarin, kata Nugraha, cuaca memang sedang tidak baik. Namun keempat nelayan itu memaksakan diri melaut dengan hanya berjarak beberapa mil dari bibir Pantai Bondet.

Sementara cuaca Selasa petang terjadi hujan disertai angin kencang. Pencarian korban pun sempat terkendala, namun tetap dilanjutkan mengingat keluarga korban ingin agar korban segera ditemukan.

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas