Pencuri Gasak Uang Rp 100 Juta di Lemari Rizal
Dua rumah warga di Pangkalpinang dimasuki pencuri, Rabu (18/4/2012)
Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra
TRIBUNNEWS.COM, BANGKA - Dua rumah warga di Pangkalpinang dimasuki pencuri, Rabu (18/4/2012). Kerugian terbesar dialami Rizal yang kehilangan uang tunai Rp 100 juta, warga Jalan Usman Ambon Gang Merbak Kelurahan Kacang Pedang, Pangkalpinang.
Sedangkan korban lainnya adalah seorang Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Tinggi Babel, Edi Suparta, yang tinggal di Jalan Terminal Selindung, Pangkalpinang. Di rumah hakim Edi Suparta, pencuri mengambil perhiasan berlian senilai sekitar Rp 12 juta. Sedangkan uang dan laptop tidak dibawa kabur.
Edi Suparta mengetahui rumahnya disatroni pencuri sekitar pukul 04.30 WIB. Saat bangun tidur, ia melihat pintu depan sudah terbuka. Sedangkan tas miliknya dan milik istrinya tergeletak dengan isinya yang berhamburan di tanah samping dan depan rumah.
"Pas bangun pintu terbuka. Tas saya dan punya istri ada di halaman rumah. Isinya berhamburan di tanah," kata Edi Suparta.
Edi sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek Taman Sari. Tim identifikasi dari Polres Pangkalpinang mendatangi rumah Edi Suparta untuk melakukan olah TKP.
Sementara pencurian di rumah Rizal terjadi ketika penghuni rumah sedang pergi ke luar sekitar pukul 09.00 WIB. Rizal dan istrinya hanya 10 menit meninggalkan rumah. Saat kembali, ia melihat isi lemari sudah berantakan. Rizal dan istrinya pun kaget. Jendela samping rumah juga terbuka. Padahal saat ditinggalkan, jendela tersebut dalam keadaan terkunci.
Uang Rp 100 juta dan 2 unit laptop hilang dibawa kabur pencuri. Rizal pun seakan tak percaya. Padahal ia hanya sebentar keluar rumah bersama dengan istrinya. "Padahal saya keluar rumah cuma sebentar. Begitu pulang isi lemari saya sudah berantakan. Uang Rp 100 juta dan 2 laptop hilang," kata Rizal.
Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Kompol Wahyudi saat dikonfirmasi membenarkan adanya kasus pencurian di rumah Hakim Edi Suparta dan Rizal warga Kacang Pedang. Hingga saat ini, kata Wahyudi, pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Kami tetap akan berusaha untuk mengungkap kasus pencurian ini. Namun kita juga butuh informasi dari masyarakat. Untuk pencegahan kita juga meminta agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menyimpan barang berharga didalam rumah," ujar Wahyudi.