Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Judi Liga Champions Dibongkar Polisi

Aparat Polsek Jebres berhasil membongkar modus judi yang menggunakan pertandingan Liga Champions sebagai medianya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM, SOLO – Laga Liga Champions Eropa yang hampir memasuki babak final, dimanfaatkan oleh sejumlah orang untuk mendatangkan keuntungan.

Sayangnya, keuntungan tersebut dicari dengan cara berjudi. Aparat Polsek Jebres berhasil membongkar modus judi yang menggunakan pertandingan Liga Champions sebagai medianya.

Omzetnya pun lumayan besar, karena mencapai jutaan rupiah. Warga yang kesal karena banyak pelajar yang ikut taruhan, akhirnya melapor ke polisi.

Praktik judi bola ini dilakukan di rumah salah satu warga bernama Eko Febrianto (19), di Kampung Guwosari RT 03 RW XXVII Jebres, Solo.

“Banyak masyarakat yang resah. Dengan dasar ini, kami menyelidiki, yang dilanjutkan penggerebekan pada Selasa (17/4/2012) petang,” kata Kanit Reskrim Polsek Laweyan AKP Suharjo, Kamis (19/4/2012).

Saat penggerebekan, tertangkap lah bandar dan dua pemasang yang bertaruh untuk pertandingan Real Madrid vs Bayern Muenchen. Selain pemilik rumah yang diketahui bertindak sebagai bandar, polisi juga menangkap dua pemasang.

Keduanya pemasang adalah Nugroho Setia Budi (27), Warga Nayu Barat; serta Adi Tri Nugroho (27), warga Kutowinangun, Tingkir, Salatiga.

Rekomendasi Untuk Anda

Aturan berjudi di sana, pemasang mempertaruhkan uangnya di salah satu klub yang dijagokan. Pemasangan taruhan dilakukan dengan mengirimkan pesan singkat dari ponsel sebagai tanda bukti. Siapa pemenangnya, akan diketahui setelah pertandingan selesai.

"Kami mengamankan tiga buah ponsel merek Nokia, Cross, dan Sony Ericsson untuk barang bukti," imbuh Suharjo.

Eko, si bandar judi, mengaku sudah mempraktikkan jasa pengepul uang taruhan sejak tiga bulan terakhir. Sejak Liga Champions memasuki babak akhir, ia kebanjiran pemasang yang kebanyakan berasal dari anak muda.

"Keuntungan saya per minggu Rp 3-Rp 4 juta. Klien saya puluhan," ungkap Eko. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas