Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Istri Calon Bupati Tasikmalaya Meninggal di Jalan Tol

Senin (7/5/2012), pasangan H Mumung Marthasasmita dan H Taufik Faturohman dirundung duka menyusul meninggalnya istri Mumung

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan

TRIBUNNEWS.COM, CIAMIS -  Di tengah tensi Pemilukada Tasikmalaya yang memanas yang ditandai pembakaran mobil milik kader PDIP oleh massa PDIP sendiri, Senin (7/5/2012), pasangan H Mumung Marthasasmita dan H Taufik Faturohman dirundung duka menyusul meninggalnya istri Mumung, Ny Hj Tin Hartini (54).

Tin meninggal setelah mobil Honda City bernomor B 1063 U yang ditumpanginya menabrak bagian belakang truk T 9056 TA di jalan tol Cipularang Km 72+ 800, Desa Cigelam, Kecamatan Babakan Cikao Purwakarta, Senin (7/5/2012) pukul 19.30 malam.

Ibu tiga anak asal Buniseuri Cipaku, Ciamis, yang pernah jadi caleg Partai Hanura untuk DPR RI itu mengalami luka parah di kepala. Kedua kaki Tin juga patah karena terjepit kabin depan mobil sedan yang ditumpanginya.

Mumung yang maju bersama Taufik sebagai pasangan independen (Mufakat dengan nomor urut 2), mengemudikan mobil Toyota City nahas itu. Seorang penumpang lainnya, Tedi,yang duduk di jok belakang mengalami luka-luka.

Dari informasi yang diperoleh Tribun, Mumung bersama istrinya dan seorang karyawannya, Tedi, sedang dalam perjalanan dari Tasikmalaya menuju Jakarta. Mumung berangkat ke ibu kota seusai menghadiri penetapan nomor urut calon Wali Kota/Wakil Wali Kota di KPU Kota Tasikmalaya Senin (7/5/2012). Mumung berangkat ke Jakarta untuk menemui keluarganya di Jalan Kuning Langsat Kelapa Gading Jakarta Utara. Mumung adalah pensiunan Direktur Balai Pustaka (BUMN).

Jenazah Tin, tiba di rumah keluarga besar almarhumah di Dusun Kota RT 04/RW 01, Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku, Ciamis, Selasa (8/5/2012) pukul 13.00. Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah Tin dibawa ke Masjid Raya Buniseuri sekitar 300 meter dari rumah duka untuk disalatkan. Salat jenazah diikuti ratusan pelayat. Tin dimakamkan di pemakaman keluarga di Kampung Lebak Kembang Cigebot, Desa Muktisari, Kecamatan Cipaku.

Sekretaris Daerah Tasikmalaya Drs H Tio Setiadi, bersama Taufik Faturohman nampak mendampingi Mumung yang mengantar Tin ke peristirahatan terakhirnya. Pemakaman Tin ditandai tangis histeris anak-anak almarhumah. Mega, salah seorang dari tiga anak almarhumah bahkan berteriak histeris meminta jenazah ibunya tidak dimasukkan ke dalam kubur.

Rekomendasi Untuk Anda

"Bagaimana aktivitas tim selanjutnya, akan segera dibahas. Sekarang masih dalam suasana duka," ujar koordinator tim sukses Mufakat, Boyo, kepada wartawan disela-sela acara pemakaman Tin.

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas