Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mahasiswa STAI Assa'diyah Sengkang Segel Kampus

Mahasiswa Sekolah tinggi Agama Islam ( STAI ) Assa'diyah, Sengkang, Kabupaten Wajo

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mahyuddin

TRIBUNNEWS.COM, WAJO - Mahasiswa Sekolah tinggi Agama Islam ( STAI ) Assa'diyah, Sengkang, Kabupaten Wajo menggelar aksi mogok kuliah dan penyegelan kampus Stai Assa'diyah. Aksi tersebut guna menuntut Ketua STAI Assa'diyah AG Yunus Pasanreseng mundur dari jabatannya sebagai ketua STAI lantaran managemen dan pengelolaan kampus dinilai semakin buruk.

Selain melakukan orasi dan penyegalan terhadap kantor Ketua STAI, Perpustakaan dan 3 ruang perkuliahan, puluhan mahasiswa juga melakukan aksi pembakaran ban bekas di halaman kampus.

"Manajemen kampus ini ujung-ujungnya mahasiswa, yang jadi korban, kalau memang tuntutan kami tidak di penuhi maka aksi mogok dan penyegelan akan terus berlangsung," kata Korlap mahasiswa STAI Sulfikar, Minggu (13/5/2012).

Dalam orasinya mahasiswa mengungkapkan, manajemen dan pengelolaan kampus terlalu semena-mena. Dosen-dosen berkualitas yang tidak disuka oleh ketua dibuang dan disingkirkan. Gaya kepemimpinan "one man show" hanya satu orang yang mengurus semuanya.

Menurut mahasiswa tersebut, pengelolaan dan transparansi dana yang ada di kampus tidak jelas. Pembinaan dan pengembangan kualitas dosen juga sangat minim. Apalagi pihak kampus kerap mengemborkan beasiswa kepada siswa baru yang nyatanya tidak ada.

Sementara itu Ketua STAI AG Yunus Pasanreseng menyebutkan, aksi mahasiswa itu masih dalam kontek kewajaran. Meski demikian, ia membantah sebagian tuntutan mahasiswa. Menurut Yunus, untuk menurunkan seseorang dari jabatannya tentu ada mekanisme yang harus dilalui.

Rekomendasi Untuk Anda

" Terkait masalah transparansi keuangan itu sudah di verifikasi oleh pihak yayasan, dan tidak ada masalah. Tapi yang perlu di ketahui semuanya ada proses yang harus dilalui," katanya.

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas