Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Giliran Mesin Speedboat Pemkab OI Hilang

Setelah aki (accu) untuk menghidupkan genset di kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Tarso

TRIBUNNEWS.COM, INDRALAYA - Setelah aki (accu) untuk menghidupkan genset di kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir (OI) hilang dua minggu lalu, kejadian serupa terulang kembali. Kali ini giliran satu unit mesin speedboat yang terpasang di perahunya diparkir di garasi berdekatan dengan parkir mobil bis Pemkab OI ikut hilang.

Hilangnya mesin tempel (speedboat) merek Yamaha 100 PK senilai Rp 30 juta itu baru diketahui wartawan dan menjadi pembicaraan hangat di kalangan pegawai, Rabu (16/5/2012).

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, hilangnya mesin tersebut diperkirakan sudah lebih dari dua hari, namun saja baru diketahui hilang baru-baru ini setelah mesin itu tidak ada lagi menempel di perahunya. Ada yang mengatakan speedboat tersebut milik Dinas Sosial, tetapi dibantah Dinas Sosial.

Bahkan mereka menyebutkan milik Dinas Perhubungan Kabupaten. Saat ditelusuri ke Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Perhubungan, Drs Mustarsyah membantah.

Menurutnya, speedboat milik Dishub semuanya disebar di setiap kecamatan tidak ada yang disimpan di garasi dalam kantor Pemkab OI. Diduga speedboat ini milik Dinas Peternakan dan Perikanan OI. Anehnya kemalingan yang terjadi di dalam areal kantor Pemkab OI ini nampaknya seperti dilakukan orang yang mengetahui seluk beluk kondisi kantor sehingga setiap beraksi selalu berhasil.

Padahal, saat malam hari, untuk masuk kantor, harus lewat pos jaga Pol PP begitu juga saat keluarnya. Dan  penjagaan di Pos Pol PP tidak pernah kosong. Namun, kenyataannya dalam tiga minggu ini sudah dua jenis aset milik Pemkab OI yang hilang.

Rekomendasi Untuk Anda

Kepala Satuan Pol PP Pemkab OI, H Aidil Marwan, membenarkan kehilangan mesin speedboat tersebut. Menurutnya, kejadian itu sudah sekitar seminggu lalu. Saat ini, pihaknya masih menyelidiki kasus kehilangan tersebut.

Sumber: Sriwijaya Post
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas