Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Dua Kelompok Mahasiswa di Makassar Bentrok Lagi

Bentrok dua kelompok mahasiswa lintas kampus di Makassar, kembali pecah, Jumat (18/5/2012) sekitar pukul 02.00 WITA.

Tribun X Baca tanpa iklan

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Bentrok dua kelompok mahasiswa lintas kampus di Makassar, kembali pecah, Jumat (18/5/2012) sekitar pukul 02.00 WITA.

Satu unit rumah pondokan mahasiswa dilaporkan terbakar di kawasan pemukiman mahasiswa, di belakang Terminal Malengkeri, di daerah perbatasan Makassar-Sungguminasa, Gowa.

Informa yang diperoleh Tribun dari Pos Polantas Polrestabes di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, bentrokan merupakan lanjutan aksi saling serang antara kelompok mahasiswa asal dua daerah berbeda.

"Akibat perkelahian antara Mahasiswa Palopo dan Mahasiswa Bulukumba," demikian informasi yang dilansir Kasat Lantas Polrestabes Makassar AKBP Moh Hidayat, Jumat dini hari.

Sejak Kamis (17/5/2012) dini hari, perang batu dan perkelahian menggunakan senjata tajam, kelewang, busur, dan anak panah, pecah di kawasan Mannurukki, pemukiman mahasiswa yang berada di antara Kampus UIN Alauddin dan kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) di Parangtambung.

Sekitar pukul 03.00 dini hari kemarin, sebanyak 100 mahasiswa yang menumpang truk menyerang pemondokan, serta asrama mahasiswa Sawerigading dan Gedung Putih. Dua pondokan di Jalan Mannurukki ini, mayoritas dihuni mahasiswa asal Kabupaten Luwu dan  Palopo.

Sedikitnya, tujuh pemuda terkena senjata tajam akibat bentrokan ini. Kamis siang, aparat dari Polrestabes Makassar sudah melakukan penyisiran di wilayah tersebut, dan menangkap 28 mahasiswa asal Palopo di dua asrama.

Rekomendasi Untuk Anda

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia (IPMIL) Luwu Raya, meminta agar aparat menuntaskan penyelidikan kasus penyerangan ini. (*)

BACA JUGA

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas